{"id":12249,"date":"2026-09-06T14:56:20","date_gmt":"2026-09-06T06:56:20","guid":{"rendered":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=12249"},"modified":"2026-09-06T14:56:26","modified_gmt":"2026-09-06T06:56:26","slug":"modal-rp2-juta-umkm-kue-jambi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=12249","title":{"rendered":"Modal Rp2 juta, UMKM kue Jambi kini serap 15 pekerja"},"content":{"rendered":"<h2>Dari Rp2 Juta ke 3.000 Bolu per Hari: Transformasi UMKM Kue di Muaro Bungo<\/h2>\n<p>Bisadonasi.com &ndash; Sebuah dapur rumahan di Muaro Bungo, Jambi, kini memproduksi hingga 3.000 bolu setiap hari dan menyerap tenaga kerja sebanyak 15 orang. Skala operasi tersebut sulit dibayangkan jika mengingat titik awalnya: modal sebesar Rp2 juta pada tahun 2014. Dermiyanti, pemilik usaha kue tersebut, menempuh perjalanan panjang dari produksi terbatas menjadi pemasok yang melayani sejumlah kabupaten di Jambi, berkat akses pembiayaan mikro dan pendampingan teknis yang ia terima selama bertahun-tahun.<\/p>\n<h3>Akses Pembiayaan Mikro sebagai Titik Balik<\/h3>\n<p>Usaha Dermiyanti baru benar-benar berkembang setelah ia bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar pada 2018. Program ini merupakan skema kredit ultra mikro yang dijalankan pemerintah melalui badan usaha milik negara Permodalan Nasional Madani (PNM), ditujukan bagi keluarga prasejahtera yang ingin membangun atau memperluas usaha kecil. Selama bertahun-tahun, suku bunga kredit mikro di Indonesia berada pada level yang memberatkan pelaku usaha skala mikro. Presiden Prabowo Subianto kemudian mengambil langkah untuk menurunkan suku bunga kredit PNM Mekaar dari semula 24 persen menjadi di bawah 9 persen. Kementerian UMKM selanjutnya mengumumkan bahwa tarif pembiayaan ditetapkan pada 8 persen, berlaku mulai awal September 2026, sebagai upaya meringankan beban cicin nasabah sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro di daerah.<\/p>\n<p>Penurunan suku bunga tersebut mengubah kalkulasi ekonomi bagi ribuan pelaku usaha mikro. Bagi Dermiyanti, akses kredit yang lebih terjangkau membuka ruang untuk memperbesar kapasitas produksi, membeli bahan baku dalam jumlah lebih besar, dan akhirnya merekrut tenaga kerja tambahan yang sebelumnya tidak mungkin ia bayar.<\/p>\n<h3>Studi Banding dan Inovasi Produk<\/h3>\n<p>Pada 2024, Dermiyanti mengikuti kegiatan studi banding ke Bogor yang difasilitasi oleh PNM. Perjalanan itu membawanya pada sejumlah resep baru yang kemudian ia kembangkan di dapur produksinya. Salah satu resep yang paling menantang adalah Roti Mandau Durian, sebuah varian roti khas yang sebelumnya telah dicoba oleh pembuat kue lain di Muaro Bungo namun belum ada yang berhasil menemukan tekstur yang tepat.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Saat pulang ke Jambi saya coba resep hasil studi banding yang diajak sama PNM yaitu Roti Mandau Durian, resep yang sebelumnya pernah dicoba pembuat kue lain di Muaro Bungo tapi belum ada yang berhasil menemukan tekstur yang pas.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<p>Setelah serangkaian percobaan, Dermiyanti berhasil menyempurnakan resep tersebut dan memperkenalkannya ke pasar. Ia juga mengembangkan varian Mandau Coklat sebagai pelengkap lini produk. Di samping kedua varian roti mandau, dapur produksinya kini memproduksi brownies, sarang semut, dan rainbow cake yang dipasarkan ke sejumlah wilayah di Jambi, antara lain Bangko, Sarolangun, dan Tebo.<\/p>\n<h3>Kapasitas Produksi dan Dampak Ekonomi Lokal<\/h3>\n<p>Volume produksi harian saat ini mencapai 3.000 bolu dengan harga jual sekitar Rp15.000 per bolu. Omzet harian usaha tersebut berkisar antara Rp15 juta hingga Rp20 juta, angka yang jauh melampaui kapasitas yang bisa dicapai dengan modal awal Rp2 juta. Pertumbuhan skala produksi ini secara langsung menciptakan lapangan kerja bagi 15 orang yang terlibat dalam proses pembuatan, pengemasan, dan distribusi produk.<\/p>\n<p>Dampak ekonomi tidak berhenti pada lingkup dapur produksi. Setiap karyawan yang kini bekerja di usaha Dermiyanti juga tercatat sebagai nasabah Mekaar, sehingga efek pengganda ekonomi terasa pada tingkat rumah tangga di komunitas sekitar. Selain itu, Dermiyanti telah difasilitasi untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), langkah penting yang memperkuat legalitas usaha dan memberinya akses ke layanan publik serta program pemberdayaan lainnya.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Dari modal awal Rp2 juta, saya belajar bahwa keberanian untuk terus mencoba adalah kuncinya. Ilmu dan resep dari Bogor saya bawa pulang, saya coba terus sampai berhasil walau yang lain pernah gagal.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h3>Perspektif dari PNM<\/h3>\n<p>Kindaris, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani, menilai kisah Dermiyanti sebagai bukti bahwa usaha yang bermula dari modal sangat terbatas mampu tumbuh menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat di sekitarnya. Ia menekankan bahwa faktor penentu bukan besarnya modal awal, melainkan konsistensi dan kepercayaan yang diberikan kepada pelaku usaha.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Kisah Ibu Dermiyanti mengajarkan kami bahwa Rp2 juta rupiah, bila dirawat dengan kepercayaan dan ketekunan, bisa tumbuh menjadi rezeki bagi belasan keluarga di sekitarnya.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h3>Konteks Nasional dan Hari Pelanggan<\/h3>\n<p>Perjalanan usaha Dermiyanti diangkat sebagai salah satu kisah nasabah PNM dalam momentum Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September. Pengakuan ini menyoroti bagaimana kombinasi pembiayaan mikro berbunga rendah, pendampingan teknis melalui studi banding, dan fasilitasi legalitas usaha dapat mengubah skala operasi sebuah dapur rumahan menjadi unit produksi yang melayani ribuan konsumen setiap hari. Bagi ribuan pelaku UMKM lain di daerah yang masih beroperasi dengan kapasitas terbatas, kisah ini menjadi ilustrasi konkret bahwa akses pembiayaan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan mampu menggeser batas produksi secara signifikan dalam waktu beberapa tahun.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/bisadonasi.com\">Latest articles and updates: Modal Rp2 juta UMKM kue Jambi<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is Modal Rp2 juta UMKM kue Jambi?<\/summary>\n<p>Modal Rp2 juta UMKM kue Jambi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does Modal Rp2 juta UMKM kue Jambi matter?<\/summary>\n<p>Modal Rp2 juta UMKM kue Jambi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah dapur rumahan di Muaro Bungo, Jambi, kini memproduksi hingga 3.000 bolu setiap hari dan menyerap tenaga kerja sebanyak 15 orang. Skala operasi tersebut<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12248,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[164],"tags":[],"class_list":["post-12249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12250,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12249\/revisions\/12250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}