{"id":12178,"date":"2026-09-04T14:05:00","date_gmt":"2026-09-04T06:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=12178"},"modified":"2026-09-04T14:05:09","modified_gmt":"2026-09-04T06:05:09","slug":"dari-rp10-juta-ke-rp1-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=12178","title":{"rendered":"Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta, pedagang cerita redupnya Pasar Pondok Labu"},"content":{"rendered":"<p>Bisadonasi.com &ndash; Pedagang di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, Helmy Samsuddin menceritakan perubahan kondisi pasar yang kini semakin sepi sehingga berdampak pada penurunan omzet. \u201cDulu, waktu masih tahun 2005-an, yang masih bisa di atas Rp10 juta ke atas karena ada langganan tukang kredit sama saya,\u201d kata Helmy saat ditemui di Pasar Pondok Labu, Jakarta, Jumat. Helmy yang menjual perabot rumah tangga dan kompor itu mengatakan omzet dagangannya saat ini rata-rata berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari.<\/p>\n<p>Angka tersebut jauh berbeda dengan kondisi perdagangan pada sekitar 2005. Terlebih, Helmy yang telah berdagang di kawasan tersebut sejak 1979 itu mengatakan kondisi Pasar Pondok Labu mulai semakin berat dalam tiga tahun terakhir. Menurut dia, perubahan pola belanja masyarakat dan meningkatnya transaksi secara daring turut mengurangi jumlah pengunjung pasar.<\/p>\n<p>\u201cSekarang zamannya sudah parah sekali. Dari tiga tahun ke bawah, inilah agak parah. Kalau dulu, masih lumayan, masih ada.<\/p>\n<p>Sekarang ini, kita terbentur sama online ,\u201d ujar Helmy. Kondisi sepi juga terlihat dari sejumlah kios yang tidak lagi beroperasi. Berdasarkan survei pribadi yang dilakukannya di area lantai dasar ( basement ) Pasar Pondok Labu, sebanyak 26 kios telah tutup, sementara sekitar 12 hingga 15 kios lainnya digunakan sebagai gudang.<\/p>\n<p>\u201cLantai satu kayaknya , sih, yang buka paling 20 persen. Tukang sayur, tukang ikan, enggak ada. Intinya, mati,\u201d ucap Helmy.<\/p>\n<p>Sementara itu, pedagang lain, Firdaus juga mengeluhkan berkurangnya pengunjung Pasar Pondok Labu. Ia mengatakan omzet usaha makanan dan minumannya kini terkadang hanya mencapai Rp500.000 hingga Rp600.000 per hari. Menurut dia, sebelum pandemi COVID-19, omzet pedagang bisa mencapai sekitar Rp45 juta hingga Rp60 juta per bulan.<\/p>\n<p>\u201cKalau sekarang, enggak ada, mau hari libur kek, mau apa, sama saja, enggak ada orang,\u201d ungkap Firdaus. Para pedagang pun berharap berbagai pihak dapat mencari solusi untuk kembali menghidupkan Pasar Pondok Labu dan meningkatkan jumlah pengunjung.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/bisadonasi.com\">Latest articles and updates: Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta?<\/summary>\n<p>Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta matter?<\/summary>\n<p>Dari Rp10 Juta ke Rp1 Juta matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pedagang di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, Helmy Samsuddin menceritakan perubahan kondisi pasar yang kini semakin sepi sehingga berdampak pada penurunan<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":12177,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[212],"tags":[],"class_list":["post-12178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lintas-kota"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12178"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12179,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12178\/revisions\/12179"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}