Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Unpatti gandeng perusahaan AS kembangkan AI pendidikan dan inovasi

Published 25/06/2026 · Updated 25/06/2026 · By Nadia Utami

Unpatti Bermitra dengan Perusahaan AS untuk Mengembangkan Kecerdasan Buatan di Bidang Pendidikan dan Inovasi

Latest Program - Ambon, Maluku — Universitas Pattimura (Unpatti) mengumumkan kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi dari Amerika Serikat, G-Mango Inc, untuk memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku serta kawasan Indonesia Timur, sekaligus mendorong kemajuan di bidang teknologi berbasis AI. Rektor Unpatti, Prof. Freddy Leiwakabessy, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperluas jaringan internasional dan memperkuat penerapan teknologi masa depan di lingkungan pendidikan tinggi.

Kemitraan dan Potensi Teknologi Kesehatan

G-Mango Inc, berbasis di Delaware, AS, merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan solusi kesehatan digital, AI, serta perangkat lunak terkait. Dalam kesepakatan ini, perusahaan akan menghadirkan sistem canggih berbasis AI yang dirancang untuk membantu proses komunikasi dan analisis data. Freddy Leiwakabessy menekankan bahwa teknologi ini memiliki potensi besar untuk memberikan akses informasi yang lebih efisien kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang sering menghadapi keterbatasan infrastruktur.

"Kerja sama dengan G-Mango Inc diharapkan mampu menjadi penggerak untuk masyarakat, khususnya di Maluku dan kawasan Indonesia Timur," ujar Freddy Leiwakabessy, Rabu (tanggal tidak disebutkan). Ia menambahkan bahwa sistem AI yang dikembangkan akan mendukung transformasi layanan pendidikan dan kesehatan modern, serta meningkatkan kualitas pengelolaan data akademik.

Dalam menjelaskan konsep kerja sama, Freddy menyebutkan bahwa kecerdasan buatan tidak hanya menjadi alat bantu di sektor kesehatan, tetapi juga memiliki aplikasi luas dalam pendidikan dan penelitian. Sistem AI, menurutnya, dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar, menghasilkan inovasi digital, serta meningkatkan kemampuan analisis data yang lebih akurat. "Dengan teknologi ini, kami berharap mampu menjawab tantangan pembangunan di wilayah kepulauan, termasuk keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan dan informasi," katanya.

Pengembangan Inovasi Berbasis AI

Leiwakabessy menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka peluang untuk menghasilkan berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia akademik. Selain penelitian bersama, kerja sama tersebut juga akan mencakup pengembangan alat digital berbasis AI yang dapat meningkatkan efisiensi operasional kampus serta memperluas penerapan teknologi di bidang pendidikan tinggi. "Kemitraan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas riset dan inovasi yang berbasis teknologi masa depan," ujarnya.

G-Mango Inc, yang memiliki pengalaman di bidang pengembangan solusi kesehatan digital, juga akan berkontribusi dalam menciptakan sistem AI yang adaptif terhadap kebutuhan lokal. Freddy menyebutkan bahwa teknologi ini akan membantu mengatasi masalah akses yang terbatas, seperti kesulitan dalam mendapatkan informasi pendidikan atau layanan kesehatan di daerah terpencil. "Dengan integrasi AI, kami bisa menghasilkan layanan yang lebih responsif dan berkelanjutan," lanjutnya.

Langkah Strategis untuk Transformasi Digital

Dalam konteks transformasi digital, Leiwakabessy menegaskan bahwa Unpatti berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan timur Indonesia. Ia menuturkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya kampus untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih modern dan inovatif. "Kami ingin memastikan bahwa teknologi AI tidak hanya menjadi alat penunjang, tetapi juga mendorong perubahan fundamental dalam cara belajar, mengajar, dan meneliti," jelasnya.

Leiwakabessy juga menyebutkan bahwa AI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan akademik. Dengan sistem analisis data yang lebih canggih, perguruan tinggi dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, mengevaluasi kinerja mahasiswa secara lebih objektif, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya. "Selain itu, AI juga bisa digunakan untuk mengembangkan platform pembelajaran yang interaktif dan personal," tambahnya.

Sebagai bagian dari komitmen ini, Unpatti berencana mengadakan pelatihan dan workshop untuk memperkenalkan teknologi AI kepada dosen, mahasiswa, dan staf administrasi. Freddy Leiwakabessy berharap bahwa kolaborasi dengan G-Mango Inc akan membuka jalan bagi penerapan teknologi yang lebih luas di kawasan Indonesia Timur. "Kami ingin mengubah cara pendidikan tinggi beroperasi, dengan menyelaraskan inovasi teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat," ujarnya.

Kerja sama antara Unpatti dan G-Mango Inc diharapkan akan berdampak signifikan dalam jangka panjang. Freddy menyebutkan bahwa integrasi AI ke dalam proses pendidikan dan penelitian akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, meningkatkan daya saing kampus, serta menumbuhkan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. "Dengan memadukan teknologi kesehatan dan AI, kami bisa menghasilkan solusi yang mendorong perkembangan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebijakan publik," pungkasnya.

Sebagai perusahaan teknologi yang beroperasi di bidang kesehatan digital, G-Mango Inc telah terbukti mampu mengembangkan platform yang memberikan manfaat nyata. Contohnya, sistem AI mereka telah digunakan untuk memperbaiki layanan kesehatan di berbagai wilayah, termasuk dalam menganalisis data kesehatan masyarakat secara real-time. Freddy Leiwakabessy yakin pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam konteks pendidikan, sehingga memberikan contoh konkret bagaimana teknologi bisa diadaptasi untuk kebutuhan lokal.

Transformasi digital yang diusung Unpatti melalui kerja sama ini diharapkan akan menjadi model bagi perguruan tinggi lain di Indonesia Timur. Freddy menekankan bahwa penerapan AI tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. "Kami ingin menciptakan ruang di mana teknologi mampu menjadi jembatan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat," katanya.

Kerja sama antara kedua institusi ini juga diharapkan mendorong inovasi di bidang pendidikan digital, termasuk pengembangan alat pembelajaran interaktif, sistem manajemen akademik berbasis AI, serta platform untuk berbagi penelitian secara lebih luas. Freddy Leiwakabessy menyebutkan bahwa ada potensi kolaborasi dalam memanfaatkan AI untuk menganalisis tren pendidikan di kawasan timur Indonesia, serta memprediksi kebutuhan masa depan yang bisa dijawab melalui penelitian dan inovasi bersama.

Dengan adanya perusahaan teknologi AS ini, Unpatti berharap mampu memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif. Freddy menambahkan bahwa kolaborasi ini juga akan meningkatkan kualitas