Latest Program: Pemkot Samarinda kebut pembangunan Sekolah Rakyat jelang MPLS
Pemkot Samarinda Percepat Selesai Sekolah Rakyat Permanen di Palaran
Latest Program - Pemerintah Kota Samarinda sedang dalam tahap akhir penyelesaian pembangunan gedung Sekolah Rakyat Permanen yang berlokasi di kawasan Palaran. Proyek strategis ini ditargetkan rampung tepat waktu agar dapat beroperasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada Tahun Ajaran 2026–2027. Upaya percepatan ini dilakukan dengan intensif untuk memastikan seluruh komponen bangunan berfungsi optimal.
Inspeksi Lapangan dan Evaluasi Progres Pembangunan
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhry, baru-baru ini memimpin peninjauan langsung ke lokasi proyek yang berada di Jalan Stadion Utama, Palaran. Kunjungan mendadak tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan bangunan secara menyeluruh serta mengidentifikasi sisa pekerjaan yang masih harus diselesaikan. Dalam inspeksi ini, Saefuddin didampingi oleh sejumlah kepala perangkat daerah terkait serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) yang bertugas memantau kemajuan proyek.
"Progres pembangunan terus dikejar. Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai harapan dan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, sehingga pada 14 Juli nanti kegiatan MPLS dapat dimulai," ujar Saefuddin Zuhry usai memimpin peninjauan lapangan di Jalan Stadion Utama, Palaran, Rabu.
Saefuddin menekankan bahwa sisa waktu enam hari menjelang dimulainya MPLS harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak kontraktor dan pelaksana proyek. Pemkot Samarinda memberikan perhatian khusus pada perapian bangunan serta interkoneksi fasilitas penunjang sekolah yang belum tersambung sempurna. Melalui peninjauan ini, tim evaluasi dapat melihat apa yang masih kurang, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus segera diselesaikan.
Kolaborasi Pusat dan Daerah untuk Pendidikan Berkualitas
Proyek Sekolah Rakyat di Samarinda ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Saefuddin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto serta jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) yang telah menginisiasi program pengentasan ketimpangan pendidikan ini. Program tersebut bertujuan untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Melalui peninjauan ini, kita bisa melihat apa yang masih kurang, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus segera diselesaikan. Kami telah menyampaikan berbagai masukan kepada pelaksana agar seluruh pekerjaan yang belum rapi segera diselesaikan, termasuk fasilitas yang belum terhubung," tegasnya.
Infrastruktur ini dirancang sebagai sekolah terpadu yang diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Samarinda, khususnya di wilayah Palaran dan sekitarnya. Sekolah ini tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang mendukung proses pembelajaran secara holistik.
Visioner: Sekolah Percontohan untuk Kalimantan Timur
Ke depan, Pemkot Samarinda membidik sekolah ini untuk menjadi percontohan tata kelola dan pengembangan pendidikan bagi kabupaten dan kota lain di wilayah Kalimantan Timur. Saefuddin meminta penguatan sinergi lintas sektor terus dijaga, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Sosial, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Samarinda.
"Ini adalah sekolah terpadu yang bertujuan mencerdaskan anak-anak kita. Mudah-mudahan kualitas pendidikan dan masa depan generasi kita semakin baik," kata Saefuddin.
Upaya percepatan pembangunan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, Sekolah Rakyat Permanen di Palaran diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Samarinda. Seluruh pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan tidak ada hambatan dalam penyelesaian proyek sebelum jadwal MPLS tiba.