Key Issue: Muse bersiap untuk tur usai rilis album kesepuluh
Muse Siap Menggelar Tur Konser Global Usai Rilis Album Kesepuluh
Key Issue - Jakarta – Sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi tur konser internasional, vokalis Muse Matt Bellamy menjelaskan bahwa grup musik tersebut tengah memfokuskan diri pada peningkatan kondisi fisik dan kemampuan teknis panggung. Rencana tur ini dijadwalkan dimulai di Amerika Utara pada 2 Juli 2026, lalu melanjutkan ke Inggris dan Eropa pada bulan November tahun yang sama. Dalam wawancara terbaru dengan NME, Bellamy menyebut bahwa album kesepuluh, "The Wow! Signal," menjadi batu loncatan penting sebelum mereka menyongsong perjalanan konser global.
Koneksi Emosional dan Inspirasi dari Alam Semesta
Menurut Bellamy, album ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga mengungkapkan perasaan pribadinya yang mendalam. "Album ini memiliki makna besar bagi saya, baik secara emosional maupun sebagai pengingat mengapa saya memulai karier dalam dunia musik," katanya. Ia menyebut proses pembuatan lagu ini seperti "kebangkitan tak terduga di usia senja," yang menggambarkan transformasi kreatifnya setelah mengalami perubahan hidup signifikan.
"Saya merasa album ini sedikit seperti kebangkitan di usia senja yang mengejutkan. Ini membawa saya kembali ke awal perjalanan, tetapi dengan perspektif baru," ujar Matt Bellamy.
Bellamy juga menjelaskan bahwa dalam rangkaian persiapan tur, ia memprioritaskan kesehatan fisik melalui aktivitas di pusat kebugaran. "Saya pernah berbicara dengan Mick Jagger saat bertemu di sebuah pesta di Los Angeles sekitar setahun lalu. Kami membahas rutinitas kebugarannya, karena saya ingin mengetahui bagaimana ia menjaga kondisi tubuh sejak usia tertentu," katanya. Hal ini menunjukkan komitmen ia untuk tetap fit menghadapi serangkaian pertunjukan yang dinanti oleh penggemar.
Visual Konsep yang Menyatu dengan Teknologi Modern
Sementara itu, seluruh personel Muse, termasuk Bellamy, terus mengasah keterampilan mereka di London untuk menghadapi konsep panggung yang lebih inovatif. Tur ini akan mengusung desain visual yang memadukan teknologi laser dengan elemen tema luar angkasa. "Kami sedang membangun 'pesawat ruang angkasa' dalam produksi panggung, mencoba teknik laser yang belum pernah dilakukan sebelumnya," katanya. Bellamy menggambarkan inisiatif ini sebagai upaya menghadirkan pengalaman baru bagi penonton, tetapi tetap mempertahankan identitas khas Muse.
"Konsep ini seperti memadukan musik dengan visual yang mengalir seperti aliran bintang. Kami ingin menampilkan sesuatu yang menakjubkan, sesuatu yang mampu memikat perhatian selama berjam-jam," terang Bellamy.
Produksi album "The Wow! Signal" melibatkan dua produser: Dan Lancaster dan Aleks Von Korff. Lancaster, yang sebelumnya bekerja dengan band Bring Me The Horizon, memproduksi delapan lagu, sementara dua lainnya dikerjakan oleh Aleks Von Korff, seorang teknisi yang sudah berkolaborasi dengan Muse sejak lama. "Ini pertama kalinya kami memiliki produser tetap untuk seluruh album. Tantangan utama adalah melepaskan kendali dari proses mixing dan produksi, tetapi kami merasa ini adalah langkah wajib untuk menghadirkan suara yang lebih modern," kata Bellamy.
Dari Kebisingan Langit ke Refleksi Pribadi
Album ini juga memiliki latar belakang yang unik. Judulnya diambil dari sinyal misterius yang diterima Bumi pada 1976, yang diperkirakan berasal dari makhluk asing. Meski demikian, isi lagu-lagunya lebih menggambarkan keinginan Bellamy untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kekosongan emosional pasca-pisah dengan model dan aktris Elle Evans, ibu dari dua anaknya. "Saya ingin penggemar bisa memahami apa yang terjadi dalam hidup saya melalui musik ini," ujarnya.
"Sebagai orang tua tunggal, saya sering berpikir, 'Bagaimana saya akan menjelaskan masa-masa sulit ini dalam wawancara?' Itulah alasan album ini lahir. Saya ingin orang-orang merasakan perasaan yang sama ketika mendengar lagu-lagunya," kata Bellamy.
Bellamy menyebut perjalanan musik ini seperti mencari jawaban di langit, tetapi kali ini ia lebih fokus pada kenyataan di bumi. "Meski tidak semua masalah saya bisa dipecahkan, saya yakin musik bisa menjadi sarana untuk berbagi cerita dan memberi makna pada kehidupan yang terus berubah," tambahnya. Proses kolaborasi dengan Chris Martin dari Coldplay juga menjadi inspirasi bagi tim Muse, karena vokalis tersebut mendorong mereka untuk lebih terbuka dalam proses kreatif.
Persiapan yang Intens dan Rencana Konservasi
Dalam persiapan tur, Bellamy tidak hanya memperkuat kondisi fisik, tetapi juga memastikan teknik panggung terus ditingkatkan. "Kami ingin setiap pertunjukan menjadi pengalaman unik, dan itu membutuhkan keseriusan serta konsistensi dalam latihan," katanya. Selain itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara eksperimen musikal dan kesederhanaan yang bisa dinikmati oleh semua penonton.
Menurut Bellamy, "The Wow! Signal" mencerminkan perjalanan hidupnya yang penuh perubahan. "Ini bukan sekadar album yang tercipta dari inspirasi luar angkasa, tetapi juga refleksi tentang bagaimana saya menghadapi masa sulit sebagai seorang ayah," katanya. Lagu-lagu seperti "Cryogen" dan "Hexagons" menjadi representasi dari tema-tema tersebut, sementara "Hush" yang diduetkan dengan penyanyi Ellie Goulding memberikan dimensi baru dalam keterlibatan penyanyi lain.
Impak Musik di Tengah Kehidupan Pribadi
Bellamy juga menyoroti bagaimana musik menjadi sarana ekspresi ketika kehidupan pribadinya berubah. "Setelah perpisahan dengan Elle, saya merasa perlu mengungkapkan emosi melalui karya musik ini. Ini adalah cara saya berbicara tentang kehilangan dan harapan dalam bentuk yang lebih universal," ujarnya. Ia menambahkan bahwa album ini sekaligus menjadi bukti ketekunan dalam menggabungkan teknologi modern dengan gaya musik Muse yang khas.
"Kami sangat perfeksionis dalam segala hal. Tantangannya adalah mempercayai produser untuk mengatur bagian mixing dan produksi. Tapi, ini memberi kami ruang untuk berkembang dan menghasilkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya," katanya.
Konsistensi kebugaran dan latihan panggung tidak hanya untuk menjamin kinerja maksimal, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap kualitas konser. "Kami ingin setiap pertunjukan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, jadi semua hal harus disiapkan dengan matang," jelas Bellamy. Dengan begitu, Muse siap menghadirkan kejutan dalam setiap lagu yang mereka tampilkan, baik secara musikal maupun visual.
Dalam menjelaskan alasan penggunaan judul album, Bellamy menekankan bahwa "The Wow! Signal" memiliki makna ganda. "Sinyal itu adalah bukti bahwa ada kehidupan di luar Bumi, tetapi juga menggambarkan keinginan saya untuk