Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: China luncurkan perusahaan pengujian dan sertifikasi di Thailand

Published 24/06/2026 · Updated 24/06/2026 · By Dewi Kurniawan

China Luncurkan Perusahaan Pengujian dan Sertifikasi di Thailand

New Policy - Senin lalu, Bangkok menjadi panggung utama bagi peluncuran perusahaan pengujian dan sertifikasi CATARC Southeast Asia Testing and Certification Service Co, Ltd. Institusi ini dirancang untuk memperkuat koordinasi antara Tiongkok dan Thailand dalam bidang standar otomotif, pengujian kualitas, sertifikasi produk, serta inisiatif teknologi. Upacara pembukaan berlangsung secara bersamaan dengan konferensi bisnis industri otomotif Tiongkok-Thailand, yang dihadiri oleh lebih dari 100 delegasi dari lembaga pemerintah, asosiasi industri, dan perusahaan swasta dari kedua negara. Acara tersebut menggambarkan komitmen kedua pihak dalam membangun hubungan ekonomi dan teknologi yang lebih erat.

Langkah Strategis Internasionalisasi CATARC

Perusahaan pengujian dan sertifikasi ini menjadi anak perusahaan pertama dari China Automotive Technology and Research Center Co, Ltd (CATARC) yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara. CATARC merupakan salah satu lembaga riset dan teknologi otomotif paling terkemuka di Tiongkok, dengan reputasi di bidang pengembangan inovasi dan standarisasi kendaraan. Kehadiran perusahaan di Bangkok dianggap sebagai bagian dari strategi ekspansi global CATARC, yang bertujuan mengakar di pasar internasional.

“Pendirian perusahaan di Asia Tenggara menandai titik penting dalam langkah internasionalisasi kami,” kata Wakil Direktur Utama CATARC, Zhou Hua, dalam pidatonya selama acara peluncuran. Ia menambahkan bahwa lembaga ini akan menjadi pendukung utama dalam penyelarasan standar otomotif regional serta menawarkan layanan konsultasi dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Tetap Kementerian Perindustrian Thailand, Nattapol Rangsitpo, mengapresiasi pengaruhnya perusahaan CATARC terhadap kolaborasi bilateral. Ia menekankan bahwa lembaga ini akan memperkuat kerja sama di berbagai bidang, seperti pengembangan teknologi pengemudian pintar, harmonisasi standar, serta inisiatif inovatif yang saling mendukung. “Kehadiran CATARC di Thailand bukan hanya investasi ekonomi, tetapi juga bentuk komitmen Tiongkok terhadap pertumbuhan industri otomotif di kawasan ini,” ujarnya.

Kebangkitan Pasar Kendaraan Energi Baru di Thailand

Transisi ke kendaraan listrik dan kebijakan pemerintah yang pro-inovasi menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar kendaraan baru energi (new-energy vehicle/NEV) di Thailand. Menurut Federasi Industri Thailand, lebih dari 75.000 kendaraan listrik berbasis baterai terdaftar dalam empat bulan pertama tahun ini, mengalami kenaikan sekitar 88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini mencerminkan keberhasilan upaya pemerintah dalam mempromosikan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon.

Thailand sudah lama dikenal sebagai pusat manufaktur otomotif di Asia Tenggara. Rantai pasokan industri yang terpadu dan infrastruktur yang solid menempatkan negara ini sebagai destinasi menarik bagi perusahaan asing. Tiongkok menjadi salah satu negara yang paling aktif membangun hubungan bisnis di sektor ini. Hingga kini, produsen mobil Tiongkok telah menanamkan investasi lebih dari 90 miliar baht (satu baht sekitar Rp541) atau sekitar 2,8 miliar dolar AS (satu dolar AS sekitar Rp17.819) ke Thailand. Investasi ini menciptakan lebih dari 120.000 lapangan kerja di berbagai sektor terkait, termasuk pemasaran, distribusi, dan produksi.

Harmonisasi Standar dan Penguatan Ekosistem

Peluncuran CATARC Southeast Asia mencerminkan kebutuhan untuk menyesuaikan standar otomotif antara Tiongkok dan Thailand. Sejumlah perusahaan Tiongkok, seperti BYD, NIO, dan BYD, sudah menerapkan teknologi baterai dan desain kendaraan yang inovatif. Namun, adopsi teknologi ini masih menghadapi tantangan dalam hal kompatibilitas dengan regulasi lokal. Dengan adanya perusahaan baru ini, standar pengujian dan sertifikasi akan lebih mudah diakses oleh industri di kawasan Asia Tenggara, termasuk Thailand.

Thailand juga mengejar visi menjadi pusat produksi otomotif global. Upaya ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang menargetkan peningkatan produksi kendaraan listrik hingga 500.000 unit per tahun dalam lima tahun mendatang. CATARC Southeast Asia diperkirakan akan berkontribusi pada pencapaian tujuan tersebut dengan memastikan produk otomotif dari Tiongkok memenuhi persyaratan lokal. Selain itu, perusahaan ini juga diharapkan mendorong ekspor kendaraan dan komponen ke pasar Asia Tenggara.

Kolaborasi Teknologi untuk Masa Depan

Konferensi penjajakan bisnis industri otomotif Tiongkok-Thailand menjadi forum penting untuk mendiskusikan kerja sama teknologi. Topik yang dibahas mencakup pengembangan kendaraan otonom, transformasi rantai pasokan, dan standarisasi baterai. Hadirnya CATARC Southeast Asia diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam mengakses teknologi dan pengetahuan terkini dari Tiongkok. “Ini adalah langkah nyata untuk menjawab tantangan industri otomotif modern,” kata Nattapol Rangsitpo.

Perusahaan pengujian dan sertifikasi ini juga akan berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan spesifik Thailand, seperti kebijakan subsidi dan infrastruktur pengisian daya. Di samping itu, lembaga ini mungkin menjadi pemain kunci dalam pengembangan kota pintar dan perusahaan otomotif yang berkelanjutan. Sejumlah perusahaan Tiongkok telah menanamkan investasi besar ke Thailand, dan kini mereka mencari jalan untuk memperkuat keberlanjutan bisnis di sana.

Langkah-langkah yang diambil oleh Tiongkok dalam membangun kehadiran ekspor di Thailand selaras dengan kebutuhan global untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan mendirikan lembaga riset dan pengujian, Tiongkok ingin memastikan bahwa produk otomotifnya tetap kompetitif di pasar Asia Tenggara. Sekalipun ada tantangan seperti regulasi dan infrastruktur, peluncuran CATARC Southeast Asia menunjukkan keseriusan Tiongkok dalam membangun jaringan industri yang berkelanjutan.

Dalam konteks global, ekspansi CATARC ke Thailand juga menjadi bagian dari strategi penguasaan pasar di Asia Tenggara. Area seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam dianggap sebagai peluang besar bagi industri otomotif Tiongkok. Dengan memperkuat standar dan sertifikasi, Tiongkok bisa menghadirkan solusi teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat, sambil menjaga kualitas dan inovasi yang telah terbukti.