New Policy: Patra Jasa tanam 1.000 bibit mangrove guna perkuat ketahanan pesisir
New Policy: PT Patra Jasa Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Ketahanan Pesisir
New Policy - Jakarta — Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pelestarian alam, PT Patra Jasa telah melaksanakan kegiatan penanaman seribu bibit mangrove di wilayah pesisir Banten. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dari New Policy perusahaan dalam memperkuat daya tahan kawasan pantai terhadap berbagai ancaman lingkungan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem yang ada. Program ini juga berperan penting dalam mengurangi laju abrasi pantai dan mendukung keberlanjutan kawasan pesisir Indonesia secara menyeluruh. Melalui inisiatif ini, PT Patra Jasa menunjukkan bahwa New Policy lingkungan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional perusahaan.
Peran Strategis Mangrove bagi Ekosistem Pesisir
Mangrove memiliki fungsi yang sangat vital dalam menjaga stabilitas garis pantai. Akar-akar kuat dari tanaman ini mampu menahan erosi tanah dan mengurangi risiko abrasi yang sering terjadi akibat gelombang laut. Selain itu, hutan mangrove menjadi habitat alami bagi berbagai jenis biota laut. Area ini juga berfungsi sebagai tempat pemijahan bagi ikan, udang, dan kerang yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir. Dengan adanya New Policy penanaman mangrove ini, diharapkan ekosistem pesisir dapat pulih dan berkembang secara optimal.
"Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menjadi habitat alami berbagai biota laut sekaligus area pemijahan bagi ikan, udang, dan kerang," kata Direktur Keuangan dan Umum PT Patra Jasa Kurnia Pinayungan, dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Rabu. Ia menambahkan bahwa New Policy ini akan terus dikembangkan untuk manfaat jangka panjang.
Selain manfaat ekologisnya, mangrove juga berkontribusi secara signifikan dalam penyerapan karbon secara alami. Proses ini mendukung upaya mitigasi perubahan iklim global dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan hidup. Dengan demikian, penanaman mangrove bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga investasi untuk masa depan iklim yang lebih stabil. New Policy ini sejalan dengan target perusahaan dalam mengurangi jejak karbon operasional.
Program TJSL dalam Rangka HUT ke-51 PT Patra Jasa
Aksi penanaman ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 PT Patra Jasa. Kegiatan tersebut diimplementasikan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang dilakukan di wilayah pesisir Pantai KSS, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Lokasi ini dipilih karena memiliki potensi besar untuk rehabilitasi ekosistem pesisir. Melalui New Policy ini, PT Patra Jasa ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat lokal.
Kegiatan ini juga mencerminkan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan implementasi TJSL yang tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan komitmen, tetapi lewat aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat pesisir. Melalui pendekatan ini, PT Patra Jasa ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat lokal. New Policy penanaman mangrove ini menjadi salah satu contoh konkret dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
"Ini untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian seluruh Perwira Patra Jasa terhadap pentingnya menjaga lingkungan," ujarnya. Ia menekankan bahwa New Policy ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya.
Kolaborasi dengan Lindungi Hutan untuk Manfaat Jangka Panjang
Program Patra Jasa Lestari yang bekerja sama dengan Lindungi Hutan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dengan memperkuat ekosistem pesisir, dan meningkatkan ketahanan kawasan pantai terhadap dampak perubahan iklim. Kerjasama ini memastikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga dipantau perkembangannya secara berkelanjutan. Melalui New Policy ini, PT Patra Jasa ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat lokal.
Selain itu, program ini mendorong keterlibatan aktif Perwira Patra Jasa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Partisipasi para karyawan sebagai relawan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari budaya perusahaan. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra terpercaya dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. New Policy ini menjadi fondasi kuat untuk masa depan yang lebih hijau.
"Semoga langkah sederhana ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang," katanya. Ia menambahkan bahwa New Policy penanaman mangrove ini akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan ekosistem pesisir.
Partisipasi Aktif Para Perwira Patra Jasa
Pelaksanaan kegiatan melibatkan 30 Perwira Patra Jasa yang berpartisipasi sebagai relawan. Mereka turun langsung ke lokasi untuk menanam bibit mangrove, menunjukkan keterlibatan personal dalam program lingkungan perusahaan. Kehadiran mereka juga memperkuat ikatan emosional antara karyawan dengan komunitas pesisir tempat program dilaksanakan. Melalui New Policy ini, PT Patra Jasa ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat lokal.
Kegiatan turut dihadiri Direktur Hospitality & Multiservices PT Patra Jasa, Rizky Mahesa Dwiyana, Direktur Keuangan dan Umum PT Patra Jasa, Kurnia Pinayungan, beserta jajaran manajemen PT Patra Jasa sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program TJSL perusahaan. Kehadiran para pemimpin ini menegaskan bahwa program lingkungan bukan hanya tanggung jawab divisi tertentu, tetapi menjadi prioritas seluruh level manajemen perusahaan. New Policy ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.