Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Discussion: Kodam XIX/TT dan Kadin Riau gelar Festival Rakyat Nusantara dan nobar

Published 04/07/2026 · Updated 04/07/2026 · By Dewi Firmansyah

Kodam XIX/TT dan Kadin Riau Tumbuhkan Kolaborasi untuk Festival Budaya dan Ekonomi

Key Discussion - Pekanbaru, Riau (ANTARA) – Upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan budaya serta pengembangan usaha kecil menengah (UMKM) terus diupayakan melalui kerja sama antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau. Kedua pihak menggandeng pelaku usaha untuk mengadakan Festival Rakyat Nusantara dan acara nonton bareng Piala Dunia, yang rencananya berlangsung pada 10 hingga 20 Juli 2026. Acara ini bertujuan menciptakan ruang rekreasi bagi warga sekaligus memperkuat semangat nasionalisme.

Peran Kodam XIX/TT dalam Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat

Dalam wawancara dengan ANTARA, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Kav Hermawan Weharima, mengatakan bahwa festival tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. "Kolaborasi ini membuka peluang untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan menginspirasi, sambil menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air," ujarnya di Pekanbaru, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa festival akan menyajikan berbagai elemen seperti pasar UMKM, pertunjukan seni tradisional, serta nonton bareng pertandingan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antarwarga dan membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih kuat.

“Festival Rakyat Nusantara ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersama-sama merayakan kebudayaan dan kegembiraan. Kami percaya kolaborasi antarlembaga serta swasta akan memberikan dampak lebih besar, baik bagi kehidupan sosial maupun perekonomian,” tambah Hermawan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan potensi ekonomi Riau kepada berbagai kalangan, termasuk luar daerah. Hermawan menekankan bahwa partisipasi dunia usaha sangat vital untuk memastikan festival berjalan sukses. "Dengan adanya dukungan dari perusahaan, kita bisa menjamin kualitas layanan dan peran UMKM dalam menghadirkan suasana yang lebih dinamis," jelasnya.

Keterlibatan Perusahaan dalam Membangun Ekosistem Lokal

Salah satu perusahaan yang turut berpartisipasi adalah Pertamina Hulu Rokan (PHR). Perwakilan tim humas PHR, Bima, menyatakan bahwa acara ini menawarkan peluang besar untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat. "Kita sangat antusias karena acara ini memadukan hiburan dengan pemberdayaan ekonomi. Masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari keberadaan UMKM yang didukung," katanya. Bima menambahkan, Pekanbaru sudah lama tidak mengadakan acara sebesar ini, sehingga antusiasme warga terhadap nobar Piala Dunia menjadi faktor pendorong utama.

Menurut Bima, acara tersebut juga menjadi platform untuk menjangkau audiens yang lebih luas. "Kita ingin memastikan semua kalangan bisa merasakan keseruan dari event ini, termasuk komunitas lokal dan penggemar sepak bola. Ini akan memperkaya pengalaman masyarakat dalam mengikuti kegiatan budaya sekaligus menikmati hiburan," imbuhnya. Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan Kodam XIX/TT dan Kadin Riau memiliki nilai strategis dalam menciptakan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kadin Riau: Kolaborasi untuk Mengakselerasi Pemberdayaan Ekonomi

Kadin Riau juga berharap festival ini menjadi ajang promosi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut. "Kami percaya event ini akan menjadi momentum untuk mengangkat keunikan Riau secara nasional, sambil memperkuat ekonomi lokal," kata perwakilan humas Kadin Riau. Kegiatan ini dirancang agar UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas, sekaligus memperoleh pengalaman dalam membangun jejaring bisnis.

Kerja sama antara Kodam XIX/TT dan Kadin Riau diharapkan tidak hanya memperkaya kegiatan budaya, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang. "Dengan melibatkan TNI, pemerintah, dan pelaku usaha, kita bisa menciptakan solusi yang lebih holistik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Hermawan. Ia menambahkan, festival ini juga diharapkan menjadi contoh baik dalam membangun sinergi antarlembaga untuk mencapai tujuan yang sama.

Pihak Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengatakan bahwa mereka akan berpartisipasi lebih aktif dalam festival ini. Bima menjelaskan bahwa perusahaan sedang merancang strategi kerja sama yang lebih mendalam, termasuk menggandeng tim kesenian dan UMKM binaan. "Kami juga ingin memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan produk lokal sekaligus memperkenalkan inisiatif kami dalam mendukung kegiatan sosial," tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan Humas Riau Petroleum, Aldi, menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini. "Kegiatan yang diinisiasi Kodam XIX/TT dan Kadin Riau sangat sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah dan pengembangan UMKM. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan komitmen kita terhadap pembangunan daerah," katanya. Aldi menekankan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam festival bisa menjadi langkah konkret untuk membangun komunitas yang lebih mandiri.

Festival Rakyat Nusantara dan nobar Piala Dunia dijadwalkan menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangkaian perayaan kebudayaan dan olahraga tahun ini. Acara ini dirancang agar warga Riau dan tamu dari daerah lain dapat merasakan suasana yang menarik serta berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal. Dengan menggabungkan hiburan, budaya, dan aktivitas ekonomi, festival diharapkan menjadi referensi bagi kegiatan serupa di masa depan.

Menurut Hermawan, penyelenggaraan event ini juga akan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perekonomian. "Kami melihat adanya peluang untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat, di mana UMKM bisa tumbuh secara berkelanjutan, sementara masyarakat merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut," ujarnya. Dengan kombinasi antara kegiatan hiburan dan edukasi ekonomi, festival ini menjadi platform yang unik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta kebersamaan antarwarga.