Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kemenekraf dan ABPEDNAS perkuat sinergi kembangkan potensi ekraf desa

Published 07/08/2026 · Updated 07/08/2026 · By Nadia Utami - bisadonasi.com

Foto : Nadia Utami - bisadonasi.com

Sinergi Kemenekraf dan ABPEDNAS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Tingkat Desa

Bisadonasi.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ekonomi Kreatif sedang mengintensifkan kerja sama dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional untuk memaksimalkan potensi ekonomi kreatif yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat pembangunan ekonomi yang berpusat pada desa-desa, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program Desa Kreatif menjadi instrumen utama dalam upaya ini, yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai program lintas direktorat guna menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pelaku usaha kreatif di wilayah pedesaan.

Strategi Pengembangan Berbasis Potensi Lokal

Program ini menerapkan pendekatan bertahap yang disesuaikan dengan tingkat kematangan setiap desa. Tahapan yang ditempuh meliputi desa rintisan, desa produktif, desa berdaya, hingga mencapai status desa mandiri. Setiap tahap memiliki indikator pencapaian yang berbeda, namun semuanya bermuara pada penguatan kapasitas ekonomi kreatif di 21 subsektor yang telah diidentifikasi. Pendekatan ini memastikan bahwa intervensi pemerintah tidak bersifat satu ukuran untuk semua, melainkan responsif terhadap karakteristik unik masing-masing wilayah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya konektivitas antarprogram. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa seluruh upaya yang menyasar wilayah desa harus saling terintegrasi. Desa-desa yang telah menunjukkan potensi ekonomi kreatif akan mendapat dukungan lebih intensif untuk dikembangkan bersama-sama. Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha kreatif, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian warisan budaya, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, serta terciptanya peluang ekonomi baru yang sebelumnya belum tersentuh.

Seluruh intervensi kementerian dan lembaga yang menyasar desa perlu saling terhubung. Desa yang telah memiliki potensi ekonomi kreatif akan kita dorong dan kembangkan bersama. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di desa.

Peran Strategis Jaringan Badan Permusyawaratan Desa

Kerja sama ini membuka peluang besar untuk memperluas jangkauan program melalui jaringan Badan Permusyawaratan Desa yang telah tersebar secara nasional. Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menyatakan kesiapan organisasi untuk mendukung pengembangan desa kreatif melalui jaringan yang telah terbentuk di 37 provinsi, 398 kabupaten dan kota, serta 25.191 desa di seluruh Indonesia. Jaringan ini memiliki peran krusial dalam membantu identifikasi dan kurasi desa-desa yang memiliki potensi ekonomi kreatif.

Adhitya menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Banyak potensi lokal yang belum tergarap optimal dapat dikembangkan menjadi ekonomi kreatif, mulai dari pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah, kriya, seni, hingga berbagai potensi lokal lainnya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kehadiran jaringan BPD di tingkat desa memungkinkan pendataan potensi ekonomi kreatif menjadi lebih akurat dan komprehensif.

Kami siap menjadi mitra Kementerian Ekraf dalam mengidentifikasi dan mengkurasi desa yang memiliki potensi ekonomi kreatif melalui jaringan BPD yang telah kami miliki. Banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi ekonomi kreatif, termasuk pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah, kriya, seni, maupun berbagai potensi lokal lainnya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Aktivasi dan Pendampingan Desa Kreatif

Program Aktivasi Desa Kreatif dirancang untuk mendampingi desa secara holistik melalui berbagai dimensi pengembangan. Penguatan kapasitas menjadi fondasi utama, diikuti oleh pengembangan produk, fasilitasi kekayaan intelektual, akses pembiayaan, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi. Setiap intervensi disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik masing-masing desa. Pendekatan ini memastikan bahwa dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan yang berlangsung, kedua pihak juga membahas kolaborasi dalam kurasi desa kreatif dan pemanfaatan karya peserta Program Film Jaga Desa. Optimalisasi jaringan ABPEDNAS akan mendukung pendataan potensi ekonomi kreatif desa secara lebih sistematis. Langkah-langkah ini menjadi fondasi untuk memperkuat sinergi jangka panjang antara Kementerian Ekraf dan ABPEDNAS.

Audiensi ini menandai awal dari penguatan kerja sama yang lebih mendalam. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan Program Desa Kreatif, tetapi juga memastikan bahwa identifikasi potensi dan pengembangan desa kreatif dapat dilakukan secara lebih efektif di berbagai daerah. Dengan memanfaatkan jejaring BPD yang telah ada, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat desa.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kemenekraf dan ABPEDNAS perkuat sinergi kembangkan?

Kemenekraf dan ABPEDNAS perkuat sinergi kembangkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kemenekraf dan ABPEDNAS perkuat sinergi kembangkan matter?

Kemenekraf dan ABPEDNAS perkuat sinergi kembangkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.