Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Visit Agenda: Gubernur Sumut dukung perbanyak arena skatepark di daerah

Published 22/06/2026 · Updated 22/06/2026 · By Ayu Saraswati

Gubernur Sumut dukung perbanyak arena skatepark di daerah

Medan, kegiatan olahraga skateboard diikuti ratusan peserta

Visit Agenda - Di Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengapresiasi pembangunan lebih banyak arena skatepark di berbagai wilayah untuk mendorong pengembangan olahraga skateboard. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif daerah dalam menciptakan ruang latihan yang memadai bagi para atlet. "Kami sangat mendukung upaya memperbanyak arena skatepark di seluruh Sumut, karena olahraga ini perlu akses yang optimal untuk berkembang," ujarnya setelah menghadiri acara Go Skateboarding Day (GSD) North Sumatera 2026 di Lapangan Merdeka, Ahad.

Keberadaan fasilitas jadi kunci pertumbuhan olahraga

Gubernur Sumut menekankan bahwa keberadaan arena skatepark dan fasilitas pendukung merupakan faktor utama dalam mendorong keberlanjutan cabang olahraga skateboard. Ia berharap kabupaten dan kota di provinsi tersebut dapat terus mengembangkan infrastruktur ini, terutama karena olahraga tersebut menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). "Masyarakat dari berbagai daerah sudah menunjukkan minat yang tinggi, jadi perlu tempat yang lebih memadai," tambah Bobby.

"Skateboarding bukanlah olahraga instan, butuh latihan yang berkelanjutan. Jadi, dari usia dini saya sangat berharap mereka memiliki tempat yang bagus. Apalagi cabor ini menjadi bagian dari PON, kita perlu terus kembangkan ini," tutur Bobby Nasution.

Revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kebun Bunga

Dalam wawancara terpisah, Bobby menyebutkan bahwa Skate Plaza di Lapangan Merdeka Medan menjadi salah satu contoh sukses dalam upaya membangun ruang olahraga skateboard. Fasilitas tersebut dibangun saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota Medan, dalam rangka revitalisasi Lapangan Merdeka dan pembangunan skate plaza di Kebun Bunga. "Kami juga mendorong kabupaten/kota lain meniru langkah ini, karena manfaatnya sangat besar bagi komunitas," jelasnya.

Keterlibatan masyarakat dan kompetisi

Bobby menekankan pentingnya kompetisi skateboard sebagai sarana untuk memperkuat bakat dan mengevaluasi keterampilan peserta. Ia menyarankan bahwa pemerintah daerah bisa memperbanyak ajang pertandingan agar olahraga ini lebih dikenal dan diminati. "Selain itu, pengembangan arena skatepark juga bisa mendorong kolaborasi antar komunitas, karena tempat seperti ini menjadi pusat kegiatan bersama," tambahnya.

Antusiasme peserta dan dampak sosial

Acara GSD North Sumatera 2026 menunjukkan respons positif dari masyarakat Sumut terhadap olahraga ini. Ratusan skater dari berbagai daerah turut serta dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka. Menurut Bobby, antusiasme tersebut membuktikan bahwa skateboard memiliki potensi besar untuk berkembang di Sumut. "Kami percaya dengan adanya fasilitas yang memadai, olahraga ini akan semakin menarik dan populer," ujarnya.

"Saya dan teman-teman sangat senang dengan perkembangan skatepark di Sumut. Di Medan ada Kebun Bunga, di sini (Lapangan Merdeka) juga, bahkan di Stadion Deli Serdang dan Menteng. Udah banyak tempat yang bagus, dan dukungan Pak Bobby luar biasa," kata Irfan, salah satu skater asli Medan.

Irfan menambahkan bahwa keberadaan arena skatepark tidak hanya meningkatkan kemampuan para peserta, tetapi juga mempererat hubungan sosial di kalangan komunitas. Ia menyebutkan bahwa skatepark menjadi ruang pertemuan yang nyaman, baik untuk berlatih maupun berdiskusi. "Ini membantu kita saling berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga ini," tuturnya.

Kembangkan olahraga melalui pendidikan dini

Bobby Nasution menekankan bahwa pembinaan skateboard harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, olahraga ini membutuhkan proses latihan yang konsisten dan terstruktur, sehingga anak-anak sejak kecil bisa memahami dasar-dasar bermain skateboard. "Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan atlet dari generasi muda, karena itu akan membentuk basis kuat untuk masa depan," ujarnya.

Dalam konteks ini, GSD North Sumatera 2026 dianggap sebagai bentuk perwujudan dari komitmen pemerintah provinsi untuk menyukseskan olahraga skateboard. Bobby mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya membangun semangat peserta, tetapi juga menumbuhkan minat masyarakat umum. "Kami berharap acara serupa bisa diadakan secara rutin, sehingga masyarakat lebih mengenal dan mendukung cabang olahraga ini," tambahnya.

Kesimpulan dan harapan ke depan

Menurut Bobby, pembangunan lebih banyak arena skatepark akan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Sumut sebagai pusat olahraga skateboard nasional. Ia menginginkan agar seluruh daerah memiliki fasilitas yang memadai, baik untuk latihan maupun kompetisi. "Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, sehingga bisa melahirkan atlet-atlet berkualitas di masa depan," pungkasnya.

Kelengkapan fasilitas seperti arena skatepark dinilai sebagai pondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga skateboard. Bobby menyebutkan bahwa keberhasilan acara seperti GSD North Sumatera 2026 membuktikan adanya minat yang tinggi, sehingga perlu langkah konkret untuk mengembangkan program pendidikan dan infrastruktur. "Dengan begitu, olahraga ini bisa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumut yang lebih sehat dan aktif," katanya.

Di sisi lain, Irfan mengakui bahwa keberadaan skatepark memberikan dampak yang signifikan bagi komunitas. Ia berharap pemerintah provinsi dapat melanjutkan program pembangunan ini, terutama untuk memastikan ketersediaan tempat latihan yang memadai di berbagai wilayah. "Kalau ada yang lebih besar, tentu lebih bagus lagi," ujarnya dengan semangat.

Peran pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan

Bobby Nasution mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berperan penting dalam memastikan akses dan kualitas fasilitas skatepark. Ia menyarankan agar kabupaten/kota bekerja sama dengan pihak swasta untuk mempercepat pembangunan arena ini. "Kami juga akan berupaya membuat skema pendanaan yang terjangkau, sehingga semua daerah bisa turut serta dalam pengembangan olahraga ini," jelasnya.

Dengan adanya lebih banyak skatepark, Bobby berharap masyarakat Sumut semakin aktif dalam berpartisipasi dan menikmati manfaat olahraga ini. Ia menilai bahwa skateboard tidak hanya menjadi bentuk seni gerakan, tetapi juga alat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. "Kami percaya, dengan investasi yang tepat, skateboard akan menjadi olahraga yang berkembang pesat di Sumut," tuturnya.

Kegiatan GSD North Sumatera 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus mendukung olahraga ini. Bobby menyatakan, pendidikan dini dan fasilitas yang memadai adalah kunci utama untuk menjadikan skateboard sebagai olahraga yang diakui secara nasional. "Kami yakin, dengan kerja sama yang baik, Sumut bisa menjadi contoh bagus dalam pengembangan olahraga modern," pungkasnya.