Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bernal pakai jersei hijau pertama Tour de France 2026

Published 05/07/2026 · Updated 05/07/2026 · By Sari Rahman

Bernal pakai jersei hijau pertama Tour de France 2026

Bernal pakai jersei hijau pertama Tour - Jakarta – Pembukaan klasemen poin pada Tour de France 2026 mengejutkan publik dengan kejutan yang tak terduga, yaitu Egan Bernal, seorang pembalap spesialis tanjakan, berhasil memperoleh jersey hijau untuk pertama kalinya dalam sejarah balapan. Etape pembuka yang berlangsung di Barcelona, Sabtu (4/7) waktu setempat, dihadirkan dalam format team time trial, yang biasanya tidak melibatkan pesaing utama dari kategori sprinter. Ini menjadi momen penting bagi Bernal, yang dikenal lebih banyak sebagai pemain tanjakan, karena berhasil membawa timnya meraih keunggulan awal dalam kompetisi yang sebelumnya dianggap lebih favorit untuk dijuarai oleh para pemacu kecepatan.

Menurut laporan dari Cyclingnews, Minggu, Bernal memimpin di titik pemeriksaan pertama saat Netcompany Ineos mencatat waktu tercepat pada awal etape sepanjang 19,6 kilometer. Kemenangan ini menunjukkan daya tahan dan konsistensi timnya, meski pada akhirnya mereka harus puas finis di belakang Visma-Lease a Bike yang memperoleh kemenangan. “Ini jersey yang tidak pernah saya bayangkan akan saya pakai,” ujar Bernal setelah menyelesaikan etape pertama, mengungkapkan kekaguman atas keberhasilannya mengisi posisi yang biasanya dipegang oleh sprinter seperti Jasper Philipsen, Mads Pedersen, atau Tim Merlier.

“Ini balapan spesial dengan format team time trial baru, tetapi tim sangat kuat dan finis dengan cara yang luar biasa. Team time trial sangat berat dan mereka gila, punya tenaga besar. Ini performa yang bagus,” ujar Bernal.

Team time trial memang menjadi format yang berbeda dari biasanya, karena fokus utamanya adalah kecepatan kolektif tim, bukan individu. Dalam etape pembuka ini, para pembalap tanjukan diberi kesempatan unik untuk menunjukkan keunggulan mereka di tengah suasana yang biasanya lebih memihak sprinter. Bernal, yang tergabung dalam Netcompany Ineos, mengatakan bahwa format ini memberikan dinamika baru, terutama bagi tim yang mengutamakan taktik berkelompok.

Jersey hijau, yang biasanya menjadi simbol pemimpin klasemen poin, biasanya menjadi milik pembalap yang mampu menyelesaikan etape dengan kecepatan tinggi dan pengalaman di sprint. Namun, dengan perubahan format pada etape pertama, Bernal menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang mengisi posisi tersebut. Visma-Lease a Bike, yang memenangkan etape pertama, mengantarkan Jonas Vingegaard memakai jersei kuning sebagai pemimpin klasifikasi umum. Netcompany Ineos finis di posisi kedua, sedangkan UAE Team Emirates-XRG yang diperkuat Tadej Pogacar berada di urutan ketiga.

Bernal menekankan bahwa meskipun timnya tampil kuat, mereka tetap menghadapi tantangan besar dalam format team time trial yang menuntut koordinasi sempurna antar anggota. “Saya senang dengan hasil ini, tetapi ini hanya satu etape. Kami harus terus fokus dan beradaptasi seiring perjalanan balapan,” tambahnya. Etape ini juga memberikan pelajaran penting bagi para pembalap, terutama tentang kebutuhan kesiapan fisik dan mental dalam format yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Kemenangan Bernal di etape pembuka ini memicu perbincangan di kalangan penggemar dan analis balapan, karena jarang terjadi bahwa pembalap tanjukan bisa mengambil alih jersey hijau. Meski demikian, Bernal memperkirakan posisinya tidak akan bertahan lama. Pada etape kedua, terdapat 25 poin yang bisa diperebutkan di sprint antara, sehingga peluang sprinter untuk mengambil alih klasemen poin menjadi besar. Ini menandakan pergeseran strategi dan keberagaman taktik yang muncul seiring langkah awal ini.

Sebagai pembalap yang mengutamakan kecepatan di tanjakan, Bernal sebelumnya jarang terlibat dalam perebutan klasemen poin. Namun, keberhasilannya di etape pertama menunjukkan bahwa kemampuannya tidak hanya terbatas pada format yang biasa dikenal. Faktor lain yang mungkin berkontribusi pada kemenangan ini adalah peran penting dari pelatih dan strategi tim yang disusun matang. Netcompany Ineos, sebagai tim yang memiliki sejarah kuat dalam balapan kelas dunia, mampu memperlihatkan kualitas mereka meski harus mengalahkan tim yang lebih dikenal untuk etape kecepatan.

Perubahan format ini juga memberikan dampak besar bagi keberagaman peserta. Selain sprinter, para pembalap yang biasanya fokus pada pengendaraan di medan bergelombang atau jalur melelahkan pun bisa bersaing lebih aktif. Ini membuka peluang bagi berbagai jenis pemain untuk menunjukkan potensi mereka, terutama dalam tahap awal balapan yang lebih berat dari biasanya. Bernal mengakui bahwa keberhasilan ini adalah awal yang baik, tetapi tantangan terbesar masih menanti di etape berikutnya.

Dalam rangkaian etape Tour de France 2026, pembukaan dengan team time trial memperlihatkan perbedaan strategi antar tim. Visma-Lease a Bike, yang memenangkan etape pertama, tampil dengan kecepatan maksimal, sementara Netcompany Ineos, dengan Bernal di puncak, menunjukkan kemampuan kompetitif yang tinggi. Posisi UAE Team Emirates-XRG yang berada di posisi ketiga juga menjadi indikasi bahwa persaingan akan sangat ketat di seluruh etape.

Kebiasaan sebelumnya menunjukkan bahwa klasemen poin biasanya dipegang oleh pembalap yang memiliki kemampuan luar biasa dalam sprint. Namun, dengan hadirnya etape pembuka yang menggunakan format team time trial, para pembalap tanjukan pun bisa melangkah lebih jauh. Bernal menilai ini sebagai momentum penting, karena menunjukkan bahwa klasemen poin bisa menjadi sarana untuk mengungguli kompetitor yang berbeda dari segi gaya bermain.

Kehadiran Bernal di posisi jersei hijau juga menjadi sinyal positif bagi Netcompany Ineos, yang sebelumnya dianggap lebih fokus pada balapan individu. Namun, dalam etape pertama ini, timnya menunjukkan bahwa mereka juga mampu memperlihatkan dominasi dalam format yang berbeda. Pelatih dan rekan satu tim terus memberikan dukungan untuk menghadapi etape berikutnya, terutama setelah para sprinter memiliki peluang lebih besar untuk mengambil alih klasemen poin