Yang Dibahas: Sempat Tercecer, Veda Pratama Bangkit hingga Podium 3 Moto3 Brasil 2026

Sempat Tercecer, Veda Pratama Bangkit hingga Podium 3 Moto3 Brasil 2026

Di sirkuit Ayrton Senna, JAKARTA, KOMPAS.com melaporkan bahwa Veda Ega Pratama mencapai podium ketiga dalam balapan Moto3 Brasil 2026 setelah mengalami perjalanan penuh liku-liku. Pemula dari Honda Team Asia itu memulai dari posisi keempat namun langsung menunjukkan performa yang menjanjikan di awal lomba.

Dalam beberapa tikungan awal, Veda berhasil naik ke posisi ketiga, menempel ketat kelompok pembalap papan atas. Namun, agresivitasnya di babak awal membuatnya terjatuh dari posisi yang stabil. Di beberapa tikungan, ia melebar dan turun ke posisi kelima. Kesulitan menjaga ritme mengakibatkan konsistensinya terganggu, hingga akhirnya berada di urutan kesembilan pada lap kelima.

Situasi berubah setelah pole sitter Joel Esteban mengalami kecelakaan highside di lap ketujuh, membuat lomba terhenti sementara. David Almansa, yang tampil tangguh meski mulai dari posisi ke-14, sempat memimpin. Namun, insiden ini memperkuat persaingan di grup tengah, dengan Veda terlibat duel ketat bersama Valentin Perrone, Hakim Danish, dan Adrian Fernandez.

Drama meningkat di lap ke-13 saat Almansa terjatuh, menggeser posisi keempat kepada Maximo Quiles. Balapan dihentikan dengan red flag untuk pembersihan lintasan, lalu dilanjutkan dengan restart lebih singkat. Veda pun berjuang kembali dari posisi ke-10, memanfaatkan momen tersebut untuk bangkit.

Pada lap terakhir, pembalap muda ini melakukan manuver penting untuk menyalip Alvaro Carpe, meraih posisi ketiga hingga garis finis. Prestasi ini tidak hanya mengubah jalannya balapan, tetapi juga menciptakan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang finis di tiga besar kelas Moto3.

“Jujur saya sampai tidak tahu harus berkata apa, ini luar biasa. Hari ini semuanya berjalan sangat baik,” ujar Veda setelah lomba selesai, dikutip MotoGP.com.

“Sebelum balapan dihentikan, saya cukup kesulitan menjaga kondisi ban belakang. Itu membuat saya tidak bisa tampil maksimal di beberapa lap,” katanya.

“Pada akhirnya saya bisa finis di posisi tiga di Grand Prix kedua saya. Ini jelas jadi pencapaian terbesar dalam karier saya sejauh ini,” ucap Veda.

Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Veda di level kejuaraan global, meski ia masih dalam tahap adaptasi. Balapan Moto3 Brasil 2026 juga melibatkan beberapa insiden dan perubahan posisi yang memicu ketegangan hingga akhir.