Menkeu Purbaya Buru 10 Perusahaan Pengemplang Pajak Modus Underinvoicing
Menteri Keuangan Buru 10 Perusahaan Terindikasi Pajak Ilegal
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang fokus pada upaya mengungkap praktik pengemplangan pajak oleh sepuluh perusahaan yang diduga melakukan underinvoicing. Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, menyatakan bahwa pemerintah komited menutup celah pengurangan penerimaan negara yang terjadi karena kesengajaan pelaku usaha. Modus underinvoicing, yaitu pelaporan nilai transaksi di bawah harga pasar, menjadi salah satu penyebab utama hilangnya pendapatan fiskal.
Langkah Tegas untuk Memperbaiki Penerimaan Negara
Purbaya mengungkap bahwa identitas perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam skema ilegal ini sudah masuk ke dalam sistem pemantauan intensif. Ia menekankan pentingnya penindasan tindakan seperti ini agar kepercayaan pelaku usaha terjaga. “Kami telah mengidentifikasi perusahaan mana saja yang melakukan underinvoicing dan besarnya pengaruhnya. Saya yakin ini akan memberi dampak positif pada pendapatan negara ke depan,” tutur Purbaya dalam wawancara di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026).
“Sudah kami deteksi perusahaan-perusahaan mana yang melakukan underinvoicing dan jumlahnya. Saya pikir itu akan memperbaiki terus pendapatan kita ke depan,” ujar Purbaya dilansir dari Antara, Senin (16/3).
Di sisi lain, data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerimaan pajak nasional. Januari hingga Februari 2026 mencatat pertumbuhan hingga 30 persen. Pada bulan Februari saja, pendapatan pajak bersih mencapai Rp245,1 triliun, naik 30,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh sektor utama yang berkontribusi tinggi.
Sementara itu, tim teknis Kemenkeu masih mengevaluasi kerugian negara akibat praktik underinvoicing. “Masih dihitung lagi,” kata Purbaya singkat. Ia menambahkan bahwa penertiban terhadap sepuluh perusahaan tersebut bertujuan memberi sinyal kuat bagi pelaku usaha lain untuk mematuhi aturan perpajakan. “Jadi, ekonominya betul-betul berputar. Saya harap ke depan membaik terus,” pungkasnya.
