Berita Penting: Negara Mana Saja yang Bisa Melintas di Selat Hormuz? Ini Kriterianya
Negara Mana Saja yang Bisa Melintas di Selat Hormuz? Ini Kriterianya
Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi menjelaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi semua negara, asalkan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Menurutnya, pada masa perang, negara-negara yang bekerja sama dengan pihak lawan serta mengikuti protokol yang ditetapkan dapat melewati wilayah strategis tersebut.
Keterangan dari Dubes Iran
“Negara-negara yang tidak berkolaborasi dengan musuh dan menghormati protokol lalu lintas Selat Hormuz, terutama saat perang, berhak melintas di sana,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keamanan di Selat Hormuz menjadi prioritas Iran, terlebih setelah mengalami serangan berulang dari Amerika Serikat dan Israel. Selama ini, negara-negara yang tetap netral dan tidak memanfaatkan wilayahnya untuk menyerang Iran diperbolehkan melalui selat tersebut.
Kriteria untuk Melintas
“Jika situasi tidak aman bagi kami, maka tidak aman bagi siapa pun. Protokol lalu lintas pada masa perang memastikan kelancaran perjalanan kapal-kapal,” tambah Dubes Boroujerdi.
Dubes Iran juga memberi contoh dua kapal dari Indonesia yang berhasil melewati Selat Hormuz. Hal ini menunjukkan bahwa negara-negara tertentu masih bisa beroperasi di wilayah tersebut meski dalam kondisi konflik.
Serangan Terhadap Iran
Selama ini, pihak imperialis dan Zionis terus melakukan serangan yang menargetkan rumah warga, fasilitas sipil, dan tempat umum. Iran berkomitmen untuk menyerang balik dan tidak akan menyerah dalam perang.
Dubes Boroujerdi menyampaikan pernyataan tersebut setelah menghadiri acara santunan kepada 200 siswi Muslim Indonesia di Jakarta. Acara ini mengenang korban 175 siswi perempuan yang syahid di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, akibat serangan gabungan AS dan Israel.
Sebelumnya, pada 28 Februari, serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan jatuhnya ratusan korban sipil. Di Kota Minab, 175 siswa SD Shajareh Tayyebeh tewas, sementara lebih dari 95 anak lainnya terluka dalam peristiwa itu.
