Kriminalitas

Pengusaha laporkan “influencer” ke polisi atas penipuan Rp95 juta

IMG_20261027_175430

Pengusaha Tempuh Jalur Hukum Usai Klaim Rugi Rp95 Juta dalam Penawaran Investor

Bisadonasi.com – Seorang pengusaha, Adhi Santoso atau Sony (39), membawa dugaan penipuan yang dialaminya ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan itu ditujukan kepada seorang influencer berinisial AA yang disebut menjanjikan akses kepada investor untuk usaha Sony, tetapi kemudian meminta dana operasional secara berulang hingga total kerugian yang diklaim mencapai Rp95 juta.

Laporan terkait dugaan penipuan dan penggelapan tersebut telah diajukan pada 23 Oktober 2026. Sony menyatakan uang yang keluar dalam rangkaian peristiwa itu diberikan bertahap sejak September hingga Oktober 2026.

“Kerugian saya itu total mencapai 95 juta dan sudah saya laporkan ke Polres Jakbar,” kata Sony kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Janji Mencari Investor untuk Usaha

Perkara ini berawal dari komunikasi antara Sony dan AA mengenai peluang pendanaan bisnis. AA menawarkan bantuan untuk mencari investor dan menyampaikan klaim bahwa usaha Sony dapat memperoleh suntikan modal antara Rp5 miliar sampai Rp10 miliar.

Untuk memulai proses tersebut, AA meminta dana yang disebut akan dipakai bagi kebutuhan perjalanan ke Batam, termasuk tiket pesawat dan akomodasi. Sony mengaku awalnya memenuhi permintaan tersebut karena percaya dana itu berkaitan dengan pencarian calon investor.

Pada 23 September 2026, Sony mentransfer Rp15 juta melalui adik AA. Dana itu disebut diperuntukkan bagi perjalanan ke Batam bersama tiga orang.

“Awalnya saya memberikan uang sebesar Rp15 juta melalui transfer ke adik AA untuk pergi ke Batam bersama tiga orang pada 23 September 2026,” ujar Sony.

Setelah transfer awal dilakukan, Sony menyebut AA kembali menghubunginya dengan alasan terjadi kekeliruan dalam pembelian tiket. Permintaan tambahan sebesar Rp15 juta pun diajukan pada hari yang sama. Sony mengatakan uang itu dikirimkan ke rekening atas nama IR.

Transfer Berulang ke Sejumlah Rekening

Permintaan dana tidak berhenti setelah dua pengiriman pada 23 September. Dua hari kemudian, tepatnya 25 September 2026, Sony kembali mentransfer Rp15 juta ke rekening lain yang diarahkan kepadanya.

“Minta kasih uang lagi 15 juta. Setelah kita kasih 15 juta, minta lagi 15 juta,” tutur Sony.

Rangkaian transfer selanjutnya juga melibatkan komisaris perusahaan Sony yang berinisial H. Sehari setelah pengiriman Rp15 juta pada 25 September, H mentransfer Rp25 juta ke rekening bank atas nama berbeda.

Sony menuturkan bahwa sehari setelah dana Rp25 juta diterima, AA kembali meminta Rp15 juta. Uang tersebut disebut dikirim ke rekening atas nama AR. Pada 6 Oktober 2026, Sony juga melakukan dua kali pengiriman masing-masing Rp5 juta dalam satu hari.

“Satu hari setelah menerima uang Rp25 juta, AA kembali meminta uang sebesar Rp15 juta dan ditransfer ke rekening AR lagi. Kemudian saya kembali transfer sebesar Rp5 juta dua kali di tanggal yang sama, yakni 6 Oktober 2026,” ungkap Sony.

Jika seluruh pengiriman itu dijumlahkan, nilai dana operasional yang diklaim telah diberikan Sony dan rekan perusahaannya mencapai Rp95 juta. Perbedaan nama rekening penerima serta permintaan dana yang terus muncul menjadi bagian dari peristiwa yang kemudian dipersoalkan Sony melalui laporan kepolisian.

Perkenalan Bermula dari Acara Tinju

Sony mengaku mengenal AA sejak Juni 2026. Keduanya berjumpa dalam sebuah kegiatan tinju yang dipromotori oleh Sony. Setelah pertemuan itu, komunikasi sempat tidak berlanjut sebelum AA kembali menghubunginya.

“Ya, kebetulan saya itu promotor boxing . Itu bulan 6 Juni tahun ini. Nah, kenal dari situ, berlanjut lah,” tutur Sony.

Dalam kontak berikutnya, AA disebut pernah meminta sponsor untuk keberangkatan terkait tinju ke Malaysia. Sony mengaku tidak menyetujui permintaan itu karena tengah mempersiapkan turnamen tinju miliknya sendiri dan berada di luar negeri.

“Dari boxing ini, dia minta sponsor ke saya. Saya enggak kasih. Kebetulan waktu itu saya lagi di luar negeri,” tutur Sony.

Komunikasi melalui telepon kemudian mengarah pada penawaran pencarian investor. Sony menyatakan penawaran tersebut membuatnya bersedia mengeluarkan dana yang disebut sebagai biaya operasional perjalanan dan pengurusan akses kepada calon pendana.

Ultimatum Sebelum Laporan Polisi

Sony menyampaikan bahwa ia tidak langsung melapor setelah merasa dirugikan. Ia terlebih dahulu mencoba meminta AA menyelesaikan persoalan dan mengembalikan dana yang dipermasalahkan. Namun, upaya itu disebut tidak menghasilkan penyelesaian.

AA diketahui memiliki sejumlah akun media sosial dengan pengikut hingga ratusan ribu. Status tersebut, bagi Sony, tidak mengubah keputusannya untuk menempuh proses hukum ketika pembicaraan mengenai pengembalian uang tidak menemukan titik temu.

“Saya sudah hubungi dia, mau balikin apa enggak? Kalau enggak, saya mau somasi. Kata dia, ‘Somasi saja.’ Dan setelah saya somasi, saya langsung buat laporan polisi ke Polres Jakarta Barat,” tegas Sony.

Pelaporan ini merupakan tahap awal dalam proses penanganan perkara oleh aparat kepolisian. Dugaan yang disampaikan pelapor masih perlu melalui pemeriksaan, pengumpulan keterangan, dan penelusuran dokumen transaksi untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Bagi pelaku usaha, peristiwa semacam ini menjadi pengingat pentingnya memastikan tujuan penggunaan dana, identitas penerima transfer, serta bukti tertulis ketika bekerja sama dengan pihak yang menawarkan akses pendanaan. Kesepakatan yang jelas dan dokumentasi komunikasi dapat membantu menjaga kepentingan setiap pihak apabila muncul perselisihan di kemudian hari.

Frequently Asked Questions

What is Pengusaha laporkan influencer ke polisi atas?

Pengusaha laporkan influencer ke polisi atas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pengusaha laporkan influencer ke polisi atas matter?

Pengusaha laporkan influencer ke polisi atas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.