Bisnis

Bandara Pattimura kembali batalkan penerbangan akibat asap karhutla

PHOTO-2026-10-18-19-35-30

Asap Karhutla Kembali Ganggu Operasional Penerbangan di Bandara Pattimura Ambon

Bisadonasi.com – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Maluku, kembali terganggu pada Minggu akibat memburuknya cuaca dan jarak pandang yang terbatas karena asap kebakaran hutan dan lahan. Seluruh penerbangan yang dijadwalkan beroperasi pada hari tersebut dibatalkan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Gangguan ini memengaruhi sejumlah rute penting yang menghubungkan Ambon dengan berbagai wilayah di Indonesia. Penerbangan menuju Nabire, Jakarta, Banda Neira, Wahai, Makassar, Kufar di Kabupaten Seram Bagian Timur, Moa, Saumlaki, Langgur, Surabaya, serta Ternate termasuk dalam daftar layanan yang tidak dapat diberangkatkan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menyampaikan bahwa keputusan pembatalan diambil karena kondisi operasional tidak lagi memungkinkan untuk penerbangan yang aman.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan harus selalu menjadi prioritas utama. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa akibat kondisi cuaca buruk dan jarak pandang rendah yang melanda beberapa hari terakhir,” katanya.

Gangguan Berlanjut Selama Beberapa Hari

Pembatalan pada Minggu bukan merupakan gangguan pertama dalam rangkaian cuaca buruk yang terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya. Sehari sebelumnya, Sabtu (17/10), sejumlah layanan udara juga tidak dapat dijalankan. Rute Saumlaki, Nabire, Langgur, Sorong, Ternate, Surabaya, Makassar, dan Jakarta terdampak pembatalan pada hari itu.

Situasi serupa telah berlangsung sejak pertengahan Oktober 2026. Pada periode 14 hingga 16 Oktober, penerbangan menuju Ternate, Kufar, dan Langgur termasuk di antara rute yang mengalami pembatalan. Selain pembatalan, penundaan juga terjadi pada 14 Oktober untuk perjalanan menuju Saumlaki, Langgur, Sorong, Ternate, Makassar, dan Surabaya.

Jarak pandang merupakan salah satu unsur penting dalam keselamatan penerbangan, terutama ketika pesawat melakukan pendaratan maupun lepas landas. Asap yang menyelimuti area sekitar bandara dapat mengurangi kemampuan awak pesawat untuk melihat kondisi di sekitar landasan dan jalur pendekatan. Dalam keadaan demikian, keputusan menghentikan sementara operasi penerbangan menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko.

Bagi penumpang, gangguan beruntun ini dapat memengaruhi rencana perjalanan antarpulau maupun koneksi ke kota-kota besar. Penumpang yang memiliki jadwal lanjutan perlu memperhatikan informasi terbaru dari maskapai, karena perubahan kondisi cuaca dan jarak pandang dapat memengaruhi jadwal keberangkatan berikutnya.

Layanan untuk Penumpang Terdampak

Pengelola Bandara Internasional Pattimura Ambon menyediakan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang terdampak pembatalan. Fasilitas terminal tetap diupayakan berada dalam kondisi bersih, sejuk, dan nyaman selama para calon penumpang menunggu tindak lanjut dari maskapai masing-masing.

Penumpang yang penerbangannya dibatalkan diarahkan untuk mendatangi loket layanan pelanggan maskapai. Di sana, mereka dapat mengurus pilihan pengembalian dana atau penjadwalan ulang perjalanan sesuai aturan yang berlaku pada masing-masing maskapai.

Pengelola bandara menegaskan bahwa proses refund, reschedule, serta kompensasi yang berkaitan dengan keterlambatan atau pembatalan layanan penerbangan menjadi tanggung jawab maskapai. Sementara itu, pihak bandara memusatkan perhatian pada kesiapan terminal, ketertiban di area pelayanan, dan penyampaian informasi operasional kepada pengguna jasa.

Pemisahan peran tersebut penting dipahami oleh penumpang agar penanganan dapat dilakukan melalui pihak yang tepat. Bandara menyediakan lingkungan operasional dan fasilitas bagi pengguna jasa, sedangkan maskapai menangani tiket serta penyesuaian perjalanan yang timbul akibat perubahan jadwal.

Keselamatan Tetap Menjadi Pertimbangan Utama

Di tengah gangguan akibat asap karhutla, pengelola Bandara Internasional Pattimura Ambon menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional. Penerbangan baru dapat dijalankan kembali ketika kondisi cuaca serta jarak pandang memenuhi ketentuan keselamatan.

Para calon penumpang disarankan memeriksa status penerbangan melalui maskapai sebelum menuju bandara, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal perjalanan menuju rute-rute yang sebelumnya terdampak. Informasi mengenai pengembalian dana, perubahan jadwal, atau penerbangan pengganti juga perlu dikonfirmasi langsung kepada maskapai yang menerbitkan tiket.

Gangguan operasional ini menunjukkan bahwa kelancaran perjalanan udara tidak hanya ditentukan oleh jadwal dan kesiapan pesawat, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitar bandara. Saat jarak pandang menurun akibat asap, keselamatan seluruh pihak dalam penerbangan tetap harus didahulukan meskipun perjalanan penumpang perlu ditunda atau dibatalkan.

Frequently Asked Questions

What is Bandara Pattimura kembali batalkan penerbangan akibat?

Bandara Pattimura kembali batalkan penerbangan akibat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bandara Pattimura kembali batalkan penerbangan akibat matter?

Bandara Pattimura kembali batalkan penerbangan akibat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.