Mesir Siap Dukung Arab Saudi di Tengah Serangan Houthi
Bisadonasi.com – Mesir siap dukung Arab Saudi dalam menghadapi peningkatan serangan Houthi, termasuk melalui bentuk bantuan yang akan disesuaikan dengan kebutuhan Riyadh. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty ketika berbicara kepada Bloomberg Television di sela pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok pada 12–18 Oktober.
Abdelatty mengatakan Kairo tidak akan ragu memberikan dukungan kepada Arab Saudi apabila diminta. Saat ditanya mengenai kemungkinan bantuan militer, ia menegaskan bahwa Mesir siap merespons permintaan dari pihak Saudi. Sikap ini menunjukkan perhatian Mesir terhadap keamanan regional yang dinilai berkaitan erat dengan stabilitas Arab Saudi.
“Apa pun yang diminta pihak Saudi, tentu kami akan merespons,” kata Abdelatty. Ia juga menambahkan bahwa Mesir memberikan segala bentuk dukungan tanpa ragu.
Pernyataan Mesir muncul ketika serangan rudal dan pesawat nirawak Houthi terhadap sejumlah lokasi di Arab Saudi meningkat. Serangan tersebut menyasar bandara serta fasilitas lain, sehingga memperbesar kekhawatiran mengenai kemungkinan meluasnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Mesir Pertimbangkan Pakta Pertahanan Bersama Mekah
Selain menyatakan kesiapan membantu Riyadh, Mesir juga tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan bergabung dengan Pakta Pertahanan Bersama Mekah. Pakta tersebut saat ini melibatkan Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan, serta menjadi salah satu kerangka kerja pertahanan yang mendapat perhatian di tengah situasi keamanan regional.
Pakta Pertahanan Bersama Mekah ditandatangani pada 7 Agustus oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Dalam kesepakatan itu, serangan bersenjata terhadap salah satu anggota dipandang sebagai serangan terhadap seluruh negara yang tergabung dalam pakta.
Turkiye menegaskan bahwa kesepakatan tersebut memiliki sifat defensif, tidak ditujukan kepada negara tertentu, dan terbuka bagi negara-negara sahabat. Pada 5 Oktober, anggota aliansi sepakat untuk segera menjalankan komitmen pertahanan bersama setelah serangan Houthi terhadap Arab Saudi terus meningkat.
Kesepakatan itu juga mencakup langkah untuk mempercepat pengerahan pasukan dan kemampuan militer yang telah disetujui ke Arab Saudi. Dalam konteks ini, Mesir siap dukung Arab Saudi bukan hanya sebagai pernyataan diplomatik, tetapi juga sebagai bagian dari perhatian terhadap ancaman keamanan yang dapat berdampak lebih luas di kawasan.
Serangan terhadap Bandara King Khalid
Tekanan keamanan meningkat setelah serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Serangan tersebut menewaskan 13 orang dan melukai 309 orang lainnya. Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi kemudian mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan itu.
Keempat negara tersebut turut menegaskan dukungan terhadap langkah sah yang diambil Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan. Bagi Mesir, stabilitas Arab Saudi memiliki arti penting karena kedua negara memandang keamanan nasional mereka sebagai isu yang saling berkaitan.
Pada September, Kairo menyatakan bahwa keamanan nasional Mesir dan Arab Saudi “saling terkait dan tidak dapat dipisahkan”. Mesir juga memperingatkan bahwa serangan Houthi yang berkelanjutan berpotensi memicu ketegangan lebih luas. Karena itu, sikap Mesir siap dukung Arab Saudi dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan dan mencegah eskalasi konflik.
Latar Belakang Konflik di Yaman
Yaman telah mengalami konflik berkepanjangan sejak kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014. Perkembangan tersebut mendorong koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Konflik tersebut kemudian menciptakan dampak kemanusiaan dan keamanan yang besar, termasuk ancaman terhadap negara-negara di sekitarnya. Serangan lintas batas yang dikaitkan dengan Houthi menjadi salah satu faktor yang memperumit upaya meredakan konflik dan menjaga keamanan jalur strategis di kawasan.
FAQ: Dukungan Mesir untuk Arab Saudi
Apa bentuk dukungan yang disampaikan Mesir?
Mesir menyatakan siap memberikan dukungan dalam bentuk apa pun sesuai permintaan Arab Saudi. Abdelatty menyebut kemungkinan dukungan militer ketika menjawab pertanyaan mengenai respons Mesir terhadap situasi keamanan tersebut.
Apakah Mesir sudah menjadi anggota Pakta Pertahanan Bersama Mekah?
Belum. Mesir menyatakan sedang mempertimbangkan secara serius untuk bergabung dengan pakta yang telah melibatkan Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan.
Mengapa dukungan Mesir penting?
Dukungan Mesir penting karena Kairo memandang keamanan Mesir dan Arab Saudi saling terkait. Mesir siap dukung Arab Saudi juga mencerminkan kekhawatiran bahwa serangan berkelanjutan dapat meningkatkan ketegangan di kawasan yang lebih luas.

