Jawa Tengah Jajaki Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan Malaysia
Bisadonasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka ruang kerja sama pendidikan tinggi dengan Malaysia untuk memperluas akses studi, pengembangan keterampilan, serta pertukaran pengalaman akademik. Inisiatif ini mencakup peluang bagi pelajar sekolah, mahasiswa, hingga aparatur sipil negara yang ingin meneruskan pendidikan.
Peluang tersebut menjadi perhatian dalam Seminar Strategik dan Pameran Pendidikan Tinggi Malaysia 2026 yang digelar di Wisma Perdamaian, Semarang, pada Kamis. Kegiatan ini mempertemukan jajaran Pemprov Jateng dengan institusi pendidikan Malaysia dan agen pendidikan yang hadir dalam forum tersebut.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sunarto menyampaikan bahwa perguruan tinggi di Malaysia membuka kesempatan bagi pelajar asal Indonesia. Akses itu juga tersedia bagi ASN yang ingin mengambil program magister maupun doktoral.
“Ini memberikan gambaran kepada kita, bagaimana perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di Malaysia open untuk siswa-siswa dari Indonesia,” kata Sunarto.
Pendidikan vokasional menjadi peluang penting
Salah satu bidang yang dipandang potensial untuk dikembangkan ialah pendidikan vokasional. Siswa SMA dan SMK di Jawa Tengah dapat memperoleh gambaran tentang pilihan penguatan kompetensi melalui politeknik yang berada di Malaysia.
Kerja sama vokasional dapat memberi perhatian lebih besar pada keterampilan terapan. Bagi siswa sekolah menengah, informasi mengenai jalur pendidikan lanjutan menjadi penting karena pilihan studi tidak hanya terbatas pada program akademik reguler, tetapi juga pendidikan yang berorientasi pada keahlian tertentu.
Forum di Semarang itu diikuti hampir 300 ASN di lingkungan Pemprov Jateng. Pesertanya meliputi kepala SMA dan SMK, perangkat daerah, unsur bidang kesejahteraan rakyat dan pengentasan kemiskinan, serta Badan Kepegawaian Daerah. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menunjukkan bahwa peluang yang dibahas tidak hanya terkait penerimaan mahasiswa, melainkan juga kemungkinan program yang dapat ditindaklanjuti di tingkat daerah.
Sekitar 10 institusi pendidikan tinggi Malaysia hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam rangkaian pameran, delapan perguruan tinggi Malaysia dari sektor negeri maupun swasta datang bersama sejumlah agen pendidikan.
Kerja sama tidak berhenti pada penerimaan mahasiswa
Menteri Kedutaan (Pendidikan) sekaligus Pengarah Education Malaysia Indonesia Hasnul Faizal Hushin Amri menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari upaya Malaysia menawarkan bentuk kemitraan pendidikan yang lebih luas dengan Jawa Tengah.
Program yang diperkenalkan mencakup pendidikan jenjang sarjana, magister, dan doktoral. Namun, ruang kolaborasinya juga diarahkan pada pengembangan keahlian yang dapat dikerjakan bersama di Jawa Tengah.
“Bukan hanya produk-produk pendidikan, tapi juga bagaimana kepakaran ini juga boleh dimanfaatkan secara bersama oleh masyarakat di Jawa Tengah itu sendiri,” katanya.
Arah kerja sama yang diharapkan mencakup pendidikan, pelatihan, mobilitas, program kuliah kerja nyata internasional, hingga edutourism. Dengan cakupan tersebut, hubungan antarlembaga dapat bergerak melampaui proses pendaftaran mahasiswa dan menempatkan pertukaran pengetahuan sebagai bagian penting dari kemitraan.
Mobilitas pendidikan dapat membuka pengalaman lintas negara bagi peserta didik maupun tenaga pendidikan. Sementara itu, pelatihan dan kolaborasi keahlian berpotensi menjadi sarana untuk mempertemukan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di daerah dengan kapasitas yang tersedia di institusi mitra.
Semarang dipilih sebagai titik awal
Semarang dipilih sebagai lokasi awal program karena Jawa Tengah dinilai memiliki potensi ekonomi dan kemampuan yang mendukung perluasan kerja sama. Posisi kota ini juga dinilai relevan untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan institusi pendidikan tinggi dari kedua negara.
Malaysia telah menjadi salah satu tujuan pendidikan bagi pelajar Indonesia. Saat ini, sekitar 11.450 mahasiswa Indonesia tercatat menempuh pendidikan di Malaysia, sehingga kelompok pelajar Indonesia termasuk yang terbesar di antara mahasiswa asing di negara tersebut.
Pengakuan akreditasi, biaya pendidikan yang relatif terjangkau, serta jarak geografis menjadi sejumlah pertimbangan yang menarik bagi mahasiswa Indonesia. Dari Semarang, perjalanan udara menuju Malaysia dapat ditempuh sekitar dua jam, sebuah faktor yang dapat memudahkan mobilitas pelajar dan keluarga.
Bagi Jawa Tengah, penjajakan ini dapat memperluas pilihan pendidikan lanjutan bagi lulusan sekolah sekaligus membuka kesempatan untuk membangun jaringan internasional. Tahap berikutnya akan menentukan bentuk program yang paling relevan, baik untuk pendidikan vokasional, peningkatan kualifikasi ASN, pertukaran akademik, maupun kegiatan pembelajaran lintas negara.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jateng buka peluang kerja sama pendidikan?
Jateng buka peluang kerja sama pendidikan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jateng buka peluang kerja sama pendidikan matter?
Jateng buka peluang kerja sama pendidikan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

