Bisnis

Pertamina blokir 11 ribu lebih kode batang BBM subsidi di Sulawesi

1000678674

Pertamina Perketat Pengawasan QR Code BBM Subsidi di Sulawesi

Bisadonasi.com – Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi di Pulau Sulawesi dengan memblokir 11.093 kode batang yang terhubung dengan nomor polisi kendaraan. Tindakan tersebut dilakukan hingga September 2026 untuk mencegah penggunaan QR Code yang tidak sesuai ketentuan dan menjaga agar produk subsidi diterima oleh masyarakat yang berhak.

Pemblokiran mencakup kendaraan di seluruh cakupan Regional Sulawesi. Jumlah terbesar tercatat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dengan 6.023 nomor polisi terkena penindakan. Di Sulawesi Tenggara terdapat 2.355 nomor polisi yang diblokir, disusul Sulawesi Tengah sebanyak 2.189 nomor polisi. Sementara itu, Sulawesi Utara dan Gorontalo menyumbang 526 nomor polisi dalam daftar pemblokiran.

Langkah ini menjadi bagian dari pengendalian transaksi BBM subsidi di tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU. QR Code digunakan untuk membantu memastikan pembelian tercatat pada kendaraan yang sesuai, sehingga pemanfaatan bahan bakar bersubsidi dapat diawasi secara lebih tertib.

Penggunaan Tidak Sesuai Ketentuan Menjadi Sasaran Pemblokiran

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkelanjutan. Kode batang yang terindikasi dipakai berulang kali dengan cara yang tidak sesuai aturan dapat diblokir sebagai bagian dari mekanisme pengawasan distribusi.

“Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran,” kata Okky Aditya Wibowo.

Pengawasan tersebut berfokus pada kesesuaian antara QR Code, nomor polisi kendaraan, dan peruntukan pembelian BBM. Dengan demikian, kode batang tidak semestinya digunakan oleh kendaraan lain atau dipakai di luar ketentuan yang berlaku.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM subsidi. Apabila ditemukan kode batang terindikasi digunakan secara berulang tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran,” ujarnya.

Penindakan terhadap QR Code yang bermasalah tidak hanya dimaksudkan untuk membatasi transaksi tertentu. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari evaluasi atas pola penyaluran BBM bersubsidi di lapangan. Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengikuti dinamika distribusi di berbagai wilayah Sulawesi.

Evaluasi SPBU Diperkuat Setelah Pemblokiran

Setelah pemblokiran dilakukan, Pertamina memperdalam evaluasi distribusi BBM di seluruh SPBU dalam wilayah kerja Regional Sulawesi. Langkah itu diarahkan untuk menjaga ketertiban pelayanan sekaligus mengurangi peluang penyalahgunaan fasilitas yang ditujukan bagi kelompok penerima subsidi.

BBM subsidi memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Karena itu, ketepatan data kendaraan dan kepatuhan dalam menggunakan QR Code menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh setiap pengguna. Ketidaksesuaian antara kode batang dan nomor polisi dapat mengganggu proses verifikasi saat pembelian serta berpotensi berujung pada pemblokiran.

Masyarakat diimbau untuk memastikan QR Code yang digunakan benar-benar terkait dengan kendaraan yang datang ke SPBU. Pengguna juga perlu menghindari peminjaman, pemakaian bersama, atau penggunaan kode batang untuk kendaraan dengan nomor polisi berbeda. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut membantu menjaga akses BBM subsidi bagi pihak yang memang membutuhkan.

“Kami mengimbau masyarakat jangan menggunakan kode batang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan. Kalau disalahgunakan pasti kami tindak tegas,” ucap Oky.

Pengawasan di Sulawesi mencakup empat wilayah kerja utama, yaitu Sulawesi Selatan dan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, serta Sulawesi Utara dan Gorontalo. Perbedaan jumlah pemblokiran di setiap wilayah mencerminkan hasil pemantauan transaksi yang dilakukan dalam cakupan regional tersebut, bukan perubahan atas ketentuan penggunaan BBM subsidi bagi masyarakat.

Bagi pengguna yang mengalami kesulitan terkait QR Code atau membutuhkan bantuan atas layanan Pertamina lainnya, tersedia Pertamina Contact Center 135. Layanan pelanggan itu dapat dihubungi selama 24 jam untuk menyampaikan kendala dan memperoleh informasi yang diperlukan.

“Jika ada masyarakat terkendala pada kode batang atau layanan Pertamina lainnya, dapat melapor melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam,” kata dia menuturkan.

Melalui pemantauan transaksi, pemblokiran atas kode yang tidak sesuai, dan evaluasi di SPBU, Pertamina Patra Niaga menargetkan penyaluran BBM subsidi di Sulawesi berjalan lebih tertib. Pengguna kendaraan pun diharapkan menjaga kesesuaian data agar proses pembelian dapat berlangsung lancar dan manfaat subsidi tetap mengarah kepada penerima yang tepat.

Frequently Asked Questions

What is Pertamina blokir 11 ribu lebih kode?

Pertamina blokir 11 ribu lebih kode is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pertamina blokir 11 ribu lebih kode matter?

Pertamina blokir 11 ribu lebih kode matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.