Lintas Kota

Pemkot Jakpus gencarkan kampanye “Gemarikan” sejak usia dini

1000863914

Jakarta Pusat Dorong Anak-Anak Gemar Makan Ikan Lewat Kampanye Gizi

Bisadonasi.com – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memperluas kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan sebagai bagian dari penguatan gizi keluarga. Program ini diarahkan untuk membiasakan konsumsi ikan sejak masa kanak-kanak, ketika kebutuhan nutrisi berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada tahun anggaran 2026, kegiatan Gemarikan di Jakarta Pusat ditujukan kepada 600 siswa sekolah dasar serta 2.000 balita. Kampanye tersebut tidak hanya mengenalkan manfaat ikan, tetapi juga mengajak keluarga melihat ikan sebagai pilihan sumber protein yang dapat disajikan dalam beragam menu sehari-hari.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Pusat, Siti Halimah, menyampaikan bahwa edukasi gizi keluarga menjadi tujuan utama kegiatan tersebut. Ikan diharapkan semakin mudah diterima sebagai bagian dari pola makan anak dan keluarga.

“Tujuan kegiatan ini memberikan kesadaran kepada masyarakat melalui kampanye tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga dengan ikan sebagai sumber protein,” kata Siti.

Edukasi Balita di Johar Baru

Salah satu pelaksanaan Safari Kampanye Gemarikan berlangsung di Kecamatan Johar Baru pada Selasa. Di wilayah ini, program menyasar 250 balita melalui pengenalan nilai gizi ikan serta cara mengolahnya menjadi makanan yang lebih disukai anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak turut mengikuti makan bersama dengan sajian fish katsu dan siomay ikan. Pengalaman mencicipi menu olahan ikan menjadi bagian dari pendekatan kampanye, karena kebiasaan makan dapat dibangun melalui pengenalan rasa, bentuk, dan penyajian yang dekat dengan selera anak.

Variasi menu juga penting agar ikan tidak selalu identik dengan hidangan goreng atau ikan bakar. Olahan yang berbeda dapat memberi keluarga lebih banyak pilihan saat menyiapkan makanan, khususnya bagi anak yang belum terbiasa dengan aroma ikan atau merasa kurang nyaman dengan duri.

“Dengan olahan yang menarik, diharapkan anak-anak yang sebelumnya kurang menyukai ikan karena bau amis atau banyak durinya dapat mulai gemar makan ikan,” ujarnya.

Protein dan Nutrisi untuk Masa Pertumbuhan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Administrasi Jakarta Pusat, Suprayogie, menekankan bahwa ikan memiliki sejumlah zat gizi yang mendukung tumbuh kembang anak. Kandungan tersebut meliputi protein, omega-3, vitamin D, vitamin B12, serta nutrisi lain yang dibutuhkan dalam pola makan seimbang.

Pemenuhan gizi pada masa awal kehidupan tidak bergantung pada satu jenis bahan pangan saja. Namun, ikan dapat menjadi salah satu pilihan protein bagi keluarga, terutama ketika disandingkan dengan makanan pokok, sayuran, buah, dan sumber nutrisi lain dalam porsi yang sesuai kebutuhan.

Kampanye Gemarikan juga berkaitan dengan upaya pencegahan stunting. Anak memerlukan asupan bergizi secara berkelanjutan agar pertumbuhan fisik dan perkembangannya terdukung. Karena itu, pengenalan makanan bergizi sejak dini dapat membantu keluarga membentuk kebiasaan makan yang lebih beragam.

“Melalui kampanye ini diharapkan menjadi salah satu upaya perbaikan gizi masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola konsumsi, terutama menjadikan ikan sebagai sumber protein,” kata Suprayogie.

Mengubah Kebiasaan Makan di Lingkungan Keluarga

Keberhasilan kampanye makan ikan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan edukasi di satu kesempatan. Peran orang tua dan pengasuh menjadi penting untuk meneruskan kebiasaan tersebut di rumah. Anak cenderung lebih terbuka mencoba makanan ketika melihat anggota keluarga lain juga mengonsumsinya.

Penyajian yang sederhana dapat menjadi langkah awal, misalnya memilih olahan ikan yang mudah dimakan, memperhatikan tekstur yang sesuai usia anak, serta memisahkan duri dengan teliti. Menu seperti bakso ikan, siomay ikan, katsu ikan, atau olahan berbentuk potongan kecil dapat menjadi alternatif bagi anak yang masih memilih-milih makanan.

Selain rasa, cara memperkenalkan makanan juga dapat memengaruhi minat anak. Mengajak anak mengenali menu, memberi pilihan olahan yang wajar, dan tidak memaksa saat pertama kali mencoba dapat membantu proses pembiasaan. Dengan pendekatan yang konsisten, ikan dapat menjadi salah satu menu yang lebih akrab dalam konsumsi keluarga.

Program Gemarikan di Jakarta Pusat memperlihatkan bahwa edukasi pangan dapat disampaikan melalui kegiatan yang praktis dan ramah anak. Melalui pengenalan manfaat gizi sekaligus contoh olahan yang menarik, kampanye ini diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menyediakan sumber protein bagi anak sejak usia dini.

Frequently Asked Questions

What is Pemkot Jakpus gencarkan kampanye Gemarikan sejak?

Pemkot Jakpus gencarkan kampanye Gemarikan sejak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemkot Jakpus gencarkan kampanye Gemarikan sejak matter?

Pemkot Jakpus gencarkan kampanye Gemarikan sejak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.