Politik

Politik, dari cukai rokok hingga Presiden Prabowo di Brics

WhatsApp-Image-2026-09-13-at-14.47.39-1-2

Agenda Politik: BRICS, Ketahanan Pangan, hingga Isu Pita Cukai Rokok

Bisadonasi.com – Perkembangan politik pada Minggu (13/9) mencakup agenda diplomasi Indonesia di forum BRICS, isu ketahanan pangan global, klarifikasi terkait pita cukai rokok, serta pencapaian Desa Wisata Hijau Bilebante di Nusa Tenggara Barat. Rangkaian peristiwa tersebut memperlihatkan isu politik tidak hanya berlangsung di parlemen dan ruang pertemuan antarnegara, tetapi juga berkaitan dengan penguatan desa di tingkat daerah.

Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu tokoh utama dalam agenda internasional hari itu melalui kehadirannya pada pertemuan BRICS di New Delhi, India. Di dalam negeri, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberi tanggapan atas tudingan yang menyeret namanya dalam persoalan pemesanan pita cukai rokok.

Prabowo Hadir dalam Pertemuan BRICS di New Delhi

Presiden Prabowo menghadiri sesi terbuka yang mempertemukan anggota BRICS, negara mitra, serta negara outreach di Bharat Mandapam, New Delhi, pada Minggu. Sebelum forum dimulai, para pemimpin negara yang hadir mengikuti sesi foto bersama.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Indonesia untuk terlibat dalam pembicaraan mengenai kerja sama antarnegara berkembang. BRICS mempertemukan sejumlah negara dengan kepentingan ekonomi dan pembangunan yang beragam, sehingga pembahasan tentang industri, perdagangan, pasokan barang, serta pangan menjadi bagian penting dari agenda bersama.

Ajakan Memperkuat Industrialisasi dan Rantai Pasok

Dalam pidatonya pada KTT BRICS ke-18, Prabowo mengajak negara-negara anggota memperdalam kerja sama industrialisasi. Ia juga menekankan perlunya pemanfaatan bersama atas sumber daya dan kapasitas yang dimiliki negara-negara terkait.

“Izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama. Mari kita mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas yang kita miliki bersama,” kata Prabowo.

Ajakan itu diarahkan pada upaya menghadapi tantangan global sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Industrialisasi memiliki kaitan langsung dengan kemampuan sebuah negara mengolah sumber daya, memperluas kapasitas produksi, serta memperkuat keterhubungan antarsektor ekonomi.

Rantai pasok global juga menjadi isu penting karena kelancaran distribusi bahan baku, produk industri, dan kebutuhan pangan memengaruhi stabilitas ekonomi. Kerja sama yang lebih kuat dapat membantu negara-negara mitra mencari ruang kolaborasi yang saling mendukung dalam menghadapi perubahan kondisi perdagangan dunia.

Komitmen Indonesia bagi Ketahanan Pangan Dunia

Pada forum BRICS 2026 di Bharat Mandapam, Presiden Prabowo turut menyatakan kesiapan Indonesia untuk meningkatkan sumbangsih terhadap ketahanan pangan dunia. Komitmen tersebut disampaikan sejalan dengan penguatan kemampuan produksi pangan nasional.

Ketahanan pangan menjadi perhatian bersama karena menyangkut ketersediaan bahan makanan, kemampuan produksi, dan keberlanjutan pasokan bagi masyarakat. Pernyataan Indonesia di forum internasional menempatkan sektor pangan sebagai bagian dari agenda yang tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan domestik, tetapi juga dengan kerja sama global.

Peningkatan kapasitas pangan nasional dapat memberi arti strategis bagi Indonesia. Di satu sisi, langkah tersebut berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat di dalam negeri. Di sisi lain, kemampuan produksi yang semakin kuat membuka peluang kontribusi yang lebih besar dalam upaya menjaga pasokan pangan dunia.

Misbakhun Bantah Tudingan Pita Cukai Rokok

Di Jakarta, Mukhamad Misbakhun membantah tudingan yang menghubungkan dirinya dengan pemesanan pita cukai rokok. Ketua Komisi XI DPR RI itu menyampaikan bahwa namanya disebut dalam siniar “Bocor Alus” dan dalam pemberitaan Majalah Tempo terkait urusan pita cukai rokok.

Klarifikasi tersebut muncul di tengah perhatian terhadap isu cukai rokok, yang berkaitan dengan penerimaan negara, pengawasan peredaran produk hasil tembakau, dan tata kelola pita cukai. Karena pita cukai berfungsi sebagai penanda pemenuhan kewajiban cukai, tudingan mengenai pemesanannya menjadi isu yang perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak-pihak yang disebut.

Misbakhun menyatakan penolakannya atas keterkaitan dirinya dengan tudingan tersebut. Pernyataan ini menegaskan posisinya dalam merespons isu yang berkembang di ruang publik dan menjadi bagian dari perhatian politik pada pekan itu.

Desa Bilebante Raih Predikat Terbaik di NTB

Dari Lombok Tengah, Desa Wisata Hijau Bilebante di Kecamatan Pringgarata meraih juara pertama dalam penjaringan desa berprestasi tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2026. Desa tersebut memperoleh nilai 93,83 dan ditetapkan sebagai desa terbaik di NTB.

Pencapaian Bilebante memperlihatkan pentingnya peran desa dalam pembangunan daerah. Predikat desa berprestasi tidak sekadar menjadi penghargaan, melainkan juga mencerminkan perhatian terhadap pengelolaan potensi lokal, pelayanan masyarakat, serta pengembangan lingkungan dan kegiatan ekonomi berbasis desa.

Keberadaan identitas sebagai desa wisata hijau memberi konteks tersendiri bagi Bilebante. Pengembangan desa dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga karakter lokal dan mengoptimalkan potensi yang tersedia bagi warga. Capaian di tingkat provinsi ini juga menjadi dorongan bagi desa-desa lain untuk memperkuat inovasi dan pelayanan publik.

Rangkaian isu tersebut menggambarkan luasnya cakupan agenda politik pada Minggu (13/9): dari diplomasi Indonesia dalam forum BRICS, dorongan untuk memperkuat industri dan pangan, respons atas isu cukai rokok, hingga keberhasilan pembangunan desa di Nusa Tenggara Barat.

Frequently Asked Questions

What is Politik dari cukai rokok hingga Presiden?

Politik dari cukai rokok hingga Presiden is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Politik dari cukai rokok hingga Presiden matter?

Politik dari cukai rokok hingga Presiden matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.