Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tim Task Force Hanura konsolidasikan kekuatan di Sulawesi Utara

Published · Updated · By Dewi Kurniawan - bisadonasi.com

Foto : Dewi Kurniawan - bisadonasi.com

Bisadonasi.com – Tim Task Force Hanura konsolidasikan kekuatan di Sulawesi Utara melalui pertemuan bersama jajaran pengurus dan kader partai. Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura, Patrice Rio Capella, menyatakan konsolidasi tersebut ditujukan untuk memperkuat kepengurusan, menjaga soliditas kader, dan mempersiapkan partai menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.

Rio menyampaikan hal itu setelah kegiatan konsolidasi bersama DPD, DPC, legislator, serta unsur organisasi sayap Hanura se-Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Selasa (20/10) malam. Menurut dia, potensi Partai Hanura di Sulawesi Utara pernah cukup besar dan kini perlu kembali dibangkitkan melalui kerja organisasi yang terarah hingga tingkat akar rumput.

“Di masa lalu, potensi Hanura di sini cukup besar. Hari ini, kita mulai membangkitkan kembali, menjemput yang tertinggal dan memungut yang tercecer. Seluruh kader semakin solid dan siap berkompetisi,” kata Rio.

Konsolidasi Hanura di Sulawesi Utara

Dalam kegiatan tersebut, Tim Task Force Hanura konsolidasikan jajaran DPD, DPC di 15 kabupaten dan kota, anggota DPRD, serta organisasi sayap partai. Kehadiran para kader disebut mendapat respons positif karena menjadi momentum untuk menyatukan arah kerja kepengurusan menjelang Pemilu 2029.

Rio mengapresiasi semangat pengurus dan kader Hanura di Sulawesi Utara. Ia menilai jajaran partai di daerah bergerak cepat dalam membangun struktur kepengurusan, mulai dari tingkat kabupaten dan kota hingga kecamatan serta desa atau kelurahan. Penguatan organisasi ini dipandang penting agar Hanura memiliki kesiapan politik yang lebih merata di seluruh wilayah provinsi.

Menurut Rio, pembentukan Pimpinan Anak Cabang atau PAC di 171 kecamatan hampir rampung. Di saat yang sama, kader juga terus bekerja membentuk kepengurusan tingkat ranting di 3.700 desa dan kelurahan di Sulawesi Utara. Ia menggambarkan antusiasme kader di daerah tersebut sebagai energi yang cepat tumbuh untuk mendukung penguatan partai.

“Apinya cepat menyala di sini. Mereka hampir menyelesaikan pembentukan PAC di 171 kecamatan, serta terus bekerja dalam pembentukan pengurus di tingkat ranting, di 3.700 desa/kelurahan se-Provinsi Sulawesi Utara,” tutur Rio.

Target Kursi Hanura pada Pileg 2029

Tim Task Force Hanura konsolidasikan kekuatan politik berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan di Sulawesi Utara. Dari pemetaan tersebut, Rio menyebut provinsi itu berpotensi menyumbangkan satu kursi DPR pada Pemilu Legislatif 2029. Selain itu, Hanura juga menilai terdapat peluang untuk menambah perolehan kursi DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Untuk DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Hanura melihat peluang kursi di lima daerah pemilihan. Rio menyebut beberapa di antaranya adalah daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya, Talaud, dan Kota Manado. Pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar bagi pengurus untuk menyusun kerja politik dan memperkuat kehadiran kader di wilayah-wilayah yang dinilai memiliki potensi.

Di tingkat DPRD kabupaten dan kota, Hanura menargetkan perolehan dua kursi dewan dari setiap daerah pemilihan pada Pileg mendatang. Rio memberi contoh peluang di Bolaang Mongondow, tempat terdapat daerah pemilihan yang dinilai memungkinkan Hanura meraih satu kursi, sementara daerah pemilihan lain memiliki peluang dua kursi. Target itu, menurutnya, akan diupayakan dengan mengandalkan tenaga serta kader yang dimiliki partai saat ini.

Dukungan Pengurus DPD Hanura Sulut

Ketua DPD Hanura Sulawesi Utara, Apriano Ade Saerang, memastikan pihaknya siap bekerja untuk mengejar target satu kursi DPR pada Pileg mendatang. Ia menilai kedatangan jajaran DPP Hanura memberi tambahan semangat bagi pengurus dan kader di daerah untuk menghadapi kontestasi demokrasi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk tingkat kabupaten dan kota, Ade menyampaikan target yang menurutnya realistis, yakni minimal tiga anggota dewan atau satu fraksi di setiap kabupaten dan kota. Ia menyebut target tersebut bukan sesuatu yang berlebihan karena Hanura masih memiliki anggota DPRD aktif di sejumlah daerah.

“Kita tidak muluk-muluk, yaitu satu fraksi per kabupaten/kota. Itu tidak muluk-muluk. Kenapa? Karena sampai sekarang pun kita masih memiliki anggota DPRD aktif,” ujar Ade.

Ade juga mengatakan kehadiran Tim Task Force Hanura konsolidasikan semangat kader untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu basis kekuatan partai. Ia menyinggung keberadaan Sekjen Hanura Benny Ramdhani yang dikenal sebagai salah satu politisi dari Sulawesi Utara. Menurut Ade, pengalaman para kader, termasuk kader baru, dalam menghadapi Pileg dan Pilkada menjadi modal untuk memperkuat kerja politik ke depan.

FAQ Konsolidasi Hanura di Sulawesi Utara

Apa tujuan konsolidasi Hanura di Sulawesi Utara?

Konsolidasi dilakukan untuk memperkuat kepengurusan, meningkatkan soliditas kader, dan mempersiapkan organisasi menghadapi kontestasi demokrasi, termasuk Pileg 2029.

Siapa saja yang hadir dalam konsolidasi tersebut?

Kegiatan itu dihadiri unsur DPD, DPC, anggota DPRD, serta organisasi sayap partai seperti Srikandi Hanura, Pemuda Hanura, dan Laskar Muda Hanura.

Apa target Hanura di Sulawesi Utara?

Hanura menargetkan satu kursi DPR pada Pileg 2029, peluang kursi DPRD provinsi di sejumlah daerah pemilihan, serta pembentukan minimal satu fraksi di setiap kabupaten dan kota.

Related Reading