Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Profil pimpinan baru Wantimpres: Pratikno, Hatta Rajasa, dan Qodari

Published · Updated · By Rachmat Razi - bisadonasi.com

Foto : Rachmat Razi - bisadonasi.com

Pratikno Pimpin Wantimpres, Didampingi Hatta Rajasa dan Muhammad Qodari

Bisadonasi.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan susunan pimpinan baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) melalui pelantikan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober. Dalam struktur tersebut, Pratikno dipercaya memimpin lembaga itu sebagai Ketua Wantimpres sekaligus anggota.

Hatta Rajasa ditunjuk menjadi Wakil Ketua Wantimpres merangkap anggota. Sementara itu, Muhammad Qodari mengemban jabatan Sekretaris Wantimpres dan juga menjadi anggota. Ketiganya dilantik bersama anggota Wantimpres lainnya dalam agenda kenegaraan tersebut.

Penempatan tiga tokoh dengan rekam jejak berbeda ini menghadirkan perpaduan pengalaman akademik, teknokrasi, pemerintahan, serta kajian politik di jajaran pimpinan Wantimpres. Lembaga ini menjadi ruang pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

Sumpah jabatan di Istana Negara

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan yang diikuti para pimpinan dan anggota Wantimpres yang baru dilantik. Sumpah tersebut menegaskan kesetiaan kepada konstitusi serta komitmen menjalankan seluruh ketentuan perundang-undangan bagi kepentingan bangsa dan negara.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,”

Pelantikan itu menandai peralihan tugas Pratikno dari posisinya sebelumnya di kabinet. Sebelum menjadi Ketua Wantimpres, ia menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK pada pemerintahan Presiden Prabowo.

Jabatan Menko PMK yang diembannya berakhir pada 1 Oktober 2026, sehari sebelum pelantikan pimpinan Wantimpres. Presiden Prabowo kemudian melantik Sugiono sebagai penggantinya dalam posisi tersebut.

Jejak akademik dan pemerintahan Pratikno

Pratikno lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 13 Februari 1962. Latar belakangnya berakar kuat di dunia pendidikan tinggi dan ilmu politik. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada pada 1985.

Perjalanan akademiknya berlanjut ke luar negeri. Pratikno menempuh studi di University of Birmingham, kemudian memperoleh gelar doktor Ilmu Politik dari Flinders University of South Australia. Ia juga dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada.

Sebelum memasuki pemerintahan nasional, Pratikno memimpin Universitas Gadjah Mada sebagai rektor pada periode 2012 hingga 2014. Pengalaman mengelola salah satu perguruan tinggi besar di Indonesia itu menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya menduduki jabatan di lingkungan kepresidenan.

Pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Pratikno menjabat Menteri Sekretaris Negara selama satu dekade, dari 2014 sampai 2024. Posisi tersebut menempatkannya dekat dengan koordinasi administrasi kepresidenan dan pelaksanaan berbagai agenda pemerintahan.

Setelah periode itu, ia melanjutkan pengabdian dalam kabinet Presiden Prabowo sebagai Menko PMK. Kini, perannya beralih ke Wantimpres dengan tanggung jawab memimpin lembaga yang beranggotakan tokoh-tokoh dari beragam latar belakang.

Komposisi pimpinan dari beragam pengalaman

Selain Pratikno, Hatta Rajasa membawa pengalaman panjang sebagai teknokrat dan mantan menteri ke dalam kepemimpinan Wantimpres. Penunjukannya sebagai wakil ketua menambah unsur pengalaman birokrasi serta pemerintahan di jajaran lembaga tersebut.

Muhammad Qodari, yang dipercaya sebagai sekretaris, dikenal melalui kiprahnya sebagai peneliti dan pengamat politik sebelum kemudian bergabung dalam kabinet Presiden Prabowo. Kehadirannya melengkapi komposisi pimpinan yang mencakup pengalaman dari bidang politik, penelitian, pemerintahan, dan kebijakan publik.

Usai pengucapan sumpah, Pratikno menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kepada dirinya serta anggota Wantimpres yang baru. Ia menekankan bahwa anggota lembaga tersebut berasal dari berbagai unsur masyarakat dan bidang profesi.

“Anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta,” kata Pratikno.

Dengan Pratikno sebagai ketua, Hatta Rajasa sebagai wakil ketua, dan Muhammad Qodari sebagai sekretaris, pimpinan baru Wantimpres memulai tugas dalam susunan yang memadukan pengalaman lintas sektor. Keberagaman latar belakang para tokoh itu menjadi bagian dari karakter kelembagaan Wantimpres dalam memberikan masukan bagi Presiden.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Profil pimpinan baru Wantimpres?

Profil pimpinan baru Wantimpres is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Profil pimpinan baru Wantimpres matter?

Profil pimpinan baru Wantimpres matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.