Como 1907 awali debut Liga Champions dengan menang 4-1 atas RB Leipzig
Como 1907 Rayakan Malam Bersejarah dengan Kemenangan Besar
Bisadonasi.com – Como 1907 memulai perjalanan perdananya di Liga Champions musim 2026/27 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat, tim asuhan Cesc Fabregas menundukkan RB Leipzig dengan skor 4-1 pada laga pembuka fase liga.
Empat gol tuan rumah dicetak oleh Martin Baturina, Anastasios Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone. Leipzig hanya mampu memperkecil selisih melalui Andrija Maksimovic. Tiga poin tersebut langsung menempatkan Como di urutan kelima klasemen fase liga, sementara Leipzig berada di posisi ke-32.
Kemenangan ini memberi awal ideal bagi Como dalam kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Di hadapan pendukung sendiri, klub Italia itu memperlihatkan keberanian untuk menguasai permainan sekaligus ketajaman saat memperoleh ruang di pertahanan lawan.
Leipzig Mengancam Lebih Dulu
Como tampil dengan formasi 4-2-3-1, dengan Jean Butez menjaga gawang. Di lini belakang, Fabregas menurunkan Couto, Chalobah, Ramon, dan Valle. Milla serta Lucas Da Cunha mengisi area tengah, sementara Diao, Baturina, Nico Paz, dan Douvikas menjadi tumpuan serangan.
Sejak awal pertandingan, Como berusaha mengambil inisiatif. Namun, peluang pertama yang benar-benar berbahaya justru didapat Leipzig pada menit ke-11. Antonio Nusa menerima kiriman bola dari Christopher Nkunku sebelum melepaskan percobaan ke arah gawang, tetapi Butez mampu melakukan penyelamatan.
Respons Como datang melalui serangan-serangan yang membuat Maarten Vandervoordt sibuk. Umpan silang Da Cunha memicu peluang untuk Douvikas, tetapi tembakannya masih dapat ditepis kiper Leipzig. Nico Paz kemudian mencoba menyambar bola rebound, namun usaha tersebut belum mengubah kedudukan.
Baturina Membuka Jalan Como
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Pertahanan Leipzig tidak mampu membersihkan bola dengan sempurna setelah Douvikas mengirim umpan silang. Baturina memanfaatkan situasi itu untuk menyelesaikan peluang dan membawa Como memimpin 1-0.
Gol tersebut menambah keyakinan Como, tetapi Leipzig tetap berusaha mencari balasan. Nusa kembali menjadi ancaman dari sisi serangan, sedangkan Maksimovic mencoba peruntungannya dengan tendangan melengkung pada menit ke-36. Butez kembali tampil sigap dan menjaga keunggulan timnya.
Ketika Leipzig berupaya menyamakan skor, Como justru menambah jarak menjelang jeda. Pada menit ke-38, Baturina mengirim umpan terobosan kepada Douvikas. Penyerang tersebut mampu memaksimalkan peluang untuk menaklukkan Vandervoordt dan membuat skor menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol hingga turun minum memberi Como landasan kuat untuk menjalani paruh kedua. Dalam laga seperti ini, kemampuan memanfaatkan momentum menjadi penting, terutama bagi tim yang sedang menjalani debut di Liga Champions. Como melakukannya dengan efektif melalui penyelesaian peluang pada momen-momen krusial.
Diao dan Perrone Lengkapi Pesta Tuan Rumah
Como tidak mengendur setelah pertandingan kembali dimulai. Mereka tetap tampil agresif dan berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-54. Nico Paz mengirimkan umpan kepada Assane Diao, yang kemudian melepaskan tembakan terukur. Vandervoordt tidak dapat menjangkau bola dan Como unggul 3-0.
Leipzig sempat menunjukkan reaksi empat menit kemudian. Maksimovic memanfaatkan kelengahan di lini belakang Como untuk mencetak gol dan memangkas skor menjadi 3-1. Gol itu membuka peluang bagi tim tamu untuk membangun tekanan, tetapi Como mampu mempertahankan kendali hingga fase akhir laga.
Pada menit ke-90, kemenangan Como dipastikan melalui gol Maximo Perrone. Lagi-lagi Nico Paz terlibat dalam proses serangan dengan memberikan umpan yang diselesaikan Perrone. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 4-1 dan menegaskan dominasi Como pada malam bersejarah di Giuseppe Sinigaglia.
Selain hasil akhir yang mencolok, pertandingan ini juga memperlihatkan kontribusi sejumlah pemain dalam membangun kemenangan. Baturina bukan hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga memberi assist bagi Douvikas. Nico Paz pun menyumbang umpan untuk gol Diao dan Perrone.
Perubahan Pemain dan Susunan Tim
Como melakukan sejumlah pergantian pada babak kedua. Perrone masuk menggantikan Da Cunha pada menit ke-65, bersamaan dengan Kean yang menggantikan Douvikas. Kempf menggantikan Baturina pada menit ke-66, Smolcic masuk untuk Couto pada menit ke-74, dan Ricci menggantikan Diao pada menit ke-85.
Leipzig juga mencoba mengubah permainan melalui pergantian pemain. Gomis, Banzuzi, dan Ouedraogo masuk pada menit ke-60 untuk menggantikan Seiwald, Nkunku, dan Guiu. Gruda menggantikan Maksimovic pada menit ke-70, sedangkan Henrichs masuk menggantikan Baku pada menit ke-88.
Leipzig memulai laga dengan Vandervoordt; Baku, Orban, Lukeba, Raum; El Aynaoui, Seiwald; Maksimovic, Nusa, Nkunku; serta Guiu. Meski memiliki beberapa peluang sepanjang pertandingan, mereka tidak mampu membendung efektivitas Como di area penyerangan.
Bagi Como, hasil ini menjadi pembuka yang tidak hanya menghasilkan tiga poin, tetapi juga menciptakan kenangan kuat dalam debut mereka di Liga Champions. Tantangan fase liga masih panjang, namun kemenangan 4-1 atas Leipzig memberi mereka posisi awal yang sangat positif dalam persaingan musim 2026/27.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Como 1907 awali debut Liga Champions?Como 1907 awali debut Liga Champions is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Como 1907 awali debut Liga Champions matter?Como 1907 awali debut Liga Champions matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.